
Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria memberi paparan saat pelatihan pramuwisata muda dan pengukuhan DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Solok Selatan, Rabu (11/4).
JawaPos.com - Kabupaten Solok Selatan bertekad menjadi daerah tujuan wisata utama di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Rencana tersebut tidak terlepas dari melimpahnya potensi sumber alam yang bisa disulap menjadi destinasi wisata. Apalagi, kawasan Seribu Rumah Gadang (SRG) yang kini kian banyak dikunjungi dan dikagumi wisatawan Mancanegara.
Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria mengaku, sektor pariwisata diyakini mampu memajukan daerah. Sehingga, Pemkab setempat bertekad betul-betul serius dalam mengembangkan seluruh potensi pariwisata.
Selain mendukung nawacita sebagai penyumbang terbesar kedua devisa bagi negara, membangun pariwisata juga sebuah langkah tepat dalam memanfaatkan potensi daerah.
"Kita ingin menonjolkan potensi wisata yang ada di Solok Selatan. Terutama kawasan SRG, Goa Batu Kapal (GBK), wisata minat khusus seperti Tubing dan pendakian Gunung Kerinci. Presiden Jokowi sudah menyadari dan meminta agar pariwisata menjadi sektor unggulan terbesar Nasional ke depannya," kata Bupati saat membuka pelatihan Pramuwisata Muda dan Pengukuhan DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Solok Selatan, Rabu (11/4).
Saat ini lanjut Muzni, penataan wisata Solok Selatan mulai terarah. Salah satu faktor untuk lebih memajukannya, tak terlepas dari peranan pramuwisata. Mereka adalah garda terdepan dalam mempresentasikan destinasi wisata secara komprehensif agar menjadi menarik.
"DPW HPI Sumbar diharapkan dukungannya betul-betul untuk memoles pramuwisata muda di daerah ini agar lebih berkompeten. Sehingga mereka mampu menjadikan kabupaten berjuluk Saribu Rumah Gadang ini menjadi kunjungan wisata utama di ranah minang," sebutnya.
Pemkab Solok Selatan sendiri, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar untuk menata sejumlah destinasi wisata unggulan tahun 2018 ini.
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi DPW HPI Sumbar Edwar mengaku tersanjung karena bisa terlibat sekaligus terobsesi dengan tekad yang dicita-citakan Pemkab Solsel di sektor wisata itu.
"Melalui pelatihan yang digagas Pemkab Solok Selatan melalui Dinas Pariwisata ini, ke depan diharapkan lahir kelompok-kelompok pejuang devisa wisata di Solok Selatan dan Sumbar umumnya," akunya.
Kadis Pariwisata dan Budaya Solok Selatan Budiman menambahkan, peserta pelatihan pramuwisata muda sendiri di ikuti sebanyak 50 peserta dari tujuh kecamatan di Solok Selatan. Setengah dari total peserta itu, katanya berasal dari kawasan SRG.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
