Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 13 Juli 2025 | 18.02 WIB

Dedi Mulyadi Rasakan Sendiri Berhadapan dengan Truk Tambang di Parung Panjang Bogor, Kena Macet dan Telat 1 Jam Lebih ke Acara

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyapa warga di acara Abdi Nagri Ngangjang Ka Warga Edisi 15, Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/7/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyapa warga di acara Abdi Nagri Ngangjang Ka Warga Edisi 15, Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/7/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasakan langsung pengalaman harus berhadapan dengan banyak truk tambang yang beroperasi di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat.

Pria yang kerap disapa KDM itu seharusnya tiba di lapangan Parung Panjang sekitar pukul 19.30 WIB untuk mengisi acara.

Namun, dia telat lebih dari satu jam dari jadwal yang seharusnya karena terjebak kemacetan akibat banyaknya truk tambang.

Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi membenarkan bahwa Dedi Mulyadi terjebak dalam kemacetan di Parung Panjang sampai tidak bisa datang tepat waktu untuk bertemu dengan ribuan warga.

"Tadi Pak Gubernur telepon,'Pak Wakil Bupati sambutan dulu ya, karena kondisinya macet total. Tapi saya tergantung Pak Wakil Bupati saya lanjut ke Parung Panjang apa balik saja',' ujar pria yang akrab disapa Jaro Ade menirukan perkataan Dedi Mulyadi di atas panggung.

Truk tambang diketahui tetap beroperasi meski ada agenda kedatangan Dedi Mulyadi ke Parung Panjang. Hal itu sempat mengakibatkan kemacetan di jalan, namun berusaha diurai oleh petugas melalui rekayasa lalu lintas.

Puncak kemacetan terjadi ketika acara hiburan bersama Dedi Mulyadi selesai sekitar pukul 22.30 WIB. Jalanan dari dua arah sempat saling mengunci dan petugas tampak kesulitan untuk mengatasinya. Karena truk tambang berukuran jumbo mengular di jalanan.

Bukan hanya truk dan mobil, kemacetan semakin parah dengan banyaknya motor yang keluar secara bersamaan memadati jalanan di Mohamad Toha Parung Panjang.

Jaro Ade mengungkapkan, dia bersama Bupati Bogor Rudi Susmanto berkomitmen untuk memperbaiki infrastruktur di Parung Panjang. Tidak hanya jalanan yang rusak akibat truk bermuatan besar, tapi juga akan membangun jalur khusus tambang sebagai solusi jangka panjang.

"Mohon maaf Pak Bupati tidak bisa hadir malam ini karena beliau ada rapat untuk pembebasan lahan jalan tambang," kata Jaro Ade.

Lebih lanjut dia mengatakan, ke depannya, investasi di Parung Panjang dan sekitarnya akan diusahakan yang ramah lingkungan mengingat ada banyak permukiman di kawasan tersebut. 

"Akan kita arahkan investasi yang ramah. Misalkan kayak pabrik, yang dapat mengakomodir lapangan kerja buat masyarakat setempat," ungkapnya.

Dedi Mulyadi Sedih Sampai Menangis 

Di atas panggung di hadapan ribuan warga Parung Panjang, Dedi Mulyadi mengungkapkan kesedihannya setelah merasakan secara langsung pengalaman berhadapan dengan truk bermuatan besar di Parung Panjang.

Dia mengaku sedih dan sampai menangis tidak tega melihat rakyatnya setiap hari dihadapkan pada debu jalanan yang sangat dahsyat. Hal ini tentu membuat kesehatan masyarakat jadi terganggu.

Dedi Mulyadi mengaku tidak rela rakyatnya di Parung Panjang dan sekitarnya mengalami penyakit gangguan pernapasan akibat truk tambang.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore