
Satpol PP dan Dishub Kota Mojokerto saat sidak kolam air hangat kedungsari, yang disebut sebagai lokasi aktivitas asusila pasangan sesama jenis. (Radar Mojokerto)
JawaPos.com - Kolam air panas di persawahan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, mendadak ramai diperbincangkan oleh masyarakat sekitar.
Tempat yang lebih dikenal sebagai bor-boran Kedungsari ini disebut-sebut menjadi lokasi mesum oleh pasangan sesama jenis laki-laki. Lokasinya persis di belakang Perumahan Tribuana Residence.
Kecurigaan ini muncul karena sampah-sampah yang berserakan di sekitar kolam air hangat. Sekilas tak ada yang aneh, namun jika diamati dengan saksama, di antara sampah plastik itu ada bungkus kondom laki-laki dan gel pelumas.
Hal ini menjadi atensi Pemkot Mojokerto melalui Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub). Pemkot pun melakukan sidak ke kolam air hangat Kedungsari pada Rabu malam (9/7).
Saat sidak, pejabat pemkot hingga pengurus RT kompak membantah adanya aktivitas mesum, meski di lokasi ditemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada dugaan tindak asusila.
Plt Kasatpol PP Kota Mojokerto Abdul Rachman Tuwo membantah isu tersebut. Ia mengatakan bahwa kolam air hangat di Kedungsari hanya dipakai untuk mandi sebagaimana umumnya.
"Karena memang dipakai mandi, ada bekas sabun, sampo, deterjen," ujar Abdul, dikutip dari Radar Mojokerto, Jumat (11/7).
Ketua RT 03, Sumali juga menyampaikan hal senada. Ia membantah kolam hangat di Kedungsari kerap menjadi lokasi berkumpulnya kaum penyuka sesama jenis.
Sumali menegaskan, pihaknya rutin berjaga hampir sepanjang malam sampai dini hari untuk mengawasi lingkungan, sehingga dipastikan tindakan asusila tidak terjadi di sana, seperti yang diisukan masyarakat.
"Tidak ada itu (aktivitas pasangan sesama jenis), dipastikan bukan itu (bungkus kondom dan pelumas). Pihak lingkungan pasang pagar supaya tidak dipakai keluar masuk kalau malam," tutur Sumali.
Usai isu ini viral, Pemkot Mojokerto akan melakukan patroli dan pengawasan secara rutin di sekitar kolam air panas Kedungsari. Pemkot juga berencana memasang lampu.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
