
Viral video warga melakukan evakuasi terhadap seorang pria yang mengalami vertigo saat memanjat pohon lontar. (Dewa Ketut Willy Asmawan)
JawaPos.com - Media sosial (medsos) tengah dihebohkan dengan video seorang petani lontar di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali, yang nyaris kehilangan nyawa setelah mengalami vertigo di puncak pohon lontar setinggi 20 meter.
Aksi penyelamatan dramatis ini viral karena melibatkan kandang babi. Ya, Anda tidak sedang baca berita hoaks apalagi menyesatkan.
Adalah Nyoman Panggih (63), petani tuak kawakan asal Banjar Dinas Bulakan, yang jadi sorotan netizen. Pria sepuh ini mendadak diserang vertigo saat sedang memanjat pohon lontar, Kamis (3/7).
Berniat panen tuak seperti biasa, Panggih malah limbung di atas pohon. Untung masih sempat pegangan. Video evakuasi Nyoman Panggih ramai di medsos dan jadi buah bibir publik, dramatis.
“Syukurnya masih bisa pegangan. Sempat teriak minta tolong dan didengar warga sekitar,” kata Kepala Desa Tembok, Dewa Ketut Willy Asmawan mengutip Radar Buleleng (Grup JawaPos).
Mendengar teriakan minta tolong, warga langsung geger. Aparat desa sempat ingin minta bantuan Damkar dan SAR. Tapi karena kondisi darurat, evakuasi dilakukan manual.
Dua warga 'spiderman lokal' yang terbiasa panjat pohon kemudian naik membawa kandang babi dari besi. Yup, kandang babi.
Bukan buat jebakan, tapi jadi tandu darurat. Panggih dimasukkan ke dalamnya dan diturunkan pelan-pelan bak barang antik yang super rapuh.
Begitu mendarat, tim medis dari Poskesdes langsung sigap. Oksigen dipasang, observasi berjalan, dan setelah sejam, kondisi Panggih kembali stabil. Ambulans pun standby, tapi tak sampai harus dilarikan ke rumah sakit.
Kades Willy bilang pihaknya sudah wanti-wanti agar Pak Panggih istirahat dulu dari aktivitas panjat-memanjat. “Karena ada beberapa kejadian warga kami yang jatuh dari pohon. Ada yang terpeleset, ada yang kelelahan,” ujarnya.
Lebih lanjut, pihak desa mendorong para pekerja di sektor berisiko tinggi seperti petani lontar ini untuk mulai terlindungi asuransi ketenagakerjaan.
Unggahan peristiwa ini ramai di media sosial. Banyak netizen yang kagum dengan kreativitas warga, tapi nggak sedikit juga yang syok dan heran.
“Baru kali ini lihat orang diselamatin pakai kandang babi, legend!” tulis netizen di Instagram.
Ada pula yang menyentil soal pentingnya BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja informal, apalagi yang tiap hari bertaruh nyawa di ketinggian.
Peristiwa ini bukan cuma jadi bahan obrolan seru warganet, tapi juga menyadarkan kita semua: bahwa pekerjaan seberat dan seberbahaya apapun, tetap harus dilindungi meski harus diselamatkan dengan cara tak biasa.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
