Ilustrasi Pacu Jalur dengan keunikan penarinya. (Instagram/@om.robbb)
JawaPos.com-Dunia saat ini tengah dibuat terpukau oleh sebuah tradisi unik nan menakjubkan dari jantung budaya Riau, Pacu Jalur. Tak hanya mengguncang jagat media sosial Indonesia, atraksi luar biasa ini bahkan sukses menembus batas benua, hingga menyihir perhatian klub raksasa dunia, Paris Saint-Germain (PSG).
Tradisi Pacu Jalur bukan sekadar lomba perahu biasa. Ini adalah perlombaan perahu panjang berhiaskan ornamen khas Melayu yang melaju cepat di sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.
Namun yang membuatnya begitu luar biasa bukan hanya kecepatan perahu, melainkan kehadiran 'tukang tari', seorang penari sakral yang menari dengan anggun di atas perahu yang melaju kencang.
Dengan pakaian tradisional Melayu Kuansing yang mencolok, lengkap dengan kaca mata hitam, sang penari menampilkan gerakan gemulai sambil menjaga keseimbangan di atas perahu yang terombang-ambing oleh riak air.
Tangan berputar, kipas dikibas, tubuh meliuk, bahkan gaya menodongkan tangan ala pistol — semua ditampilkan penuh gaya dan energi. Atraksi ekstrem yang tak hanya menantang gravitasi, tetapi juga membius jutaan mata!
Video tarian dramatis ini viral di berbagai platform, mulai dari TikTok, Instagram, hingga Facebook. Hebohnya, bukan hanya netizen Indonesia yang kagum, kreator-kreator luar negeri pun ramai membagikannya, menyandingkan tarian tukang tari Kuansing dengan musik-musik rap modern yang membuat penonton semakin terpana.
Yang paling mengejutkan, akun resmi PSG, klub sepak bola elit asal Prancis dengan pengikut lebih dari 48 juta, ikut mem-posting video atraksi Pacu Jalur. Mereka bahkan membuat editan khusus yang menampilkan pemain-pemain kelas dunia seperti Neymar, Mbappé, hingga Hakimi menirukan gaya si tukang tari: menari, memutar tangan, hingga pose menodong ikonik.
Tak butuh waktu lama, unggahan PSG ini meledak hingga jutaan tayangan dan belasan ribu komentar netizen. Netizen asal Riau langsung menyerbu kolom komentar, memperkenalkan bahwa yang mereka lihat adalah bagian dari budaya luhur Indonesia, khususnya Kabupaten Kuansing.
“Itu Pacu Jalur, tradisi kebanggaan kami di Riau!” tulis seorang warganet. Komentar lain menyebut, “Bangga jadi orang Kuansing! Dunia akhirnya lihat keindahan budaya kita!”
Kini, Pacu Jalur bukan hanya kebanggaan lokal. Ia telah menjelma jadi ikon budaya mendunia, bukti bahwa warisan nenek moyang bisa tampil gagah di panggung global, bahkan bersanding dengan para megabintang sepak bola dunia.
Dari Sungai Kuantan, gema budaya Melayu mengguncang dunia. (*)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
