
Proses memasak pindang bandeng kawak khas Gresik yang membutuhkan waktu tiga hari untuk menghasilkan rasa gurih asin yang khas. (Disperikanan Gresik)
JawaPos.com — Lebaran di Kabupaten Gresik tak hanya identik dengan ketupat dan opor ayam, tetapi juga menghadirkan tradisi kuliner yang unik dan penuh makna. Bandeng Kawak menjadi sajian istimewa yang dimasak selama tiga hari berturut-turut sebelum akhirnya disantap saat Idulfitri.
Tradisi ini bukan sekadar menghadirkan cita rasa gurih asin yang khas, tetapi juga menyimpan filosofi mendalam tentang kesabaran dan kebersamaan.
Seperti halnya Bandeng Kawak dan Gule Ubus yang menjadi hidangan khas Lebaran di Gresik, bandeng punya tempat tersendiri di hati masyarakat.
Tak banyak daerah yang mempertahankan metode memasak selama ini, apalagi hingga tiga hari berturut-turut. Namun di Gresik, justru proses panjang itulah yang menjadi kunci kelezatan sekaligus nilai budaya yang dijaga lintas generasi.
Cara membuat bandeng khas Gresik terbilang sederhana dari segi bahan, tetapi membutuhkan ketelatenan tinggi. Satu ekor bandeng ukuran besar dimasak utuh tanpa dipotong agar teksturnya tetap terjaga.
Air dididihkan terlebih dahulu hingga benar-benar panas sebelum ikan dimasukkan. Garam secukupnya dan sedikit cuka ditambahkan untuk memperkuat rasa sekaligus membantu proses pengawetan alami.
Setelah matang di hari pertama, bandeng tidak langsung disajikan seperti kebanyakan masakan lainnya.
Justru di sinilah letak keunikannya, karena ikan akan disimpan dan dipanaskan kembali setiap hari selama tiga hari berturut-turut.
Hari ketiga menjadi momen yang paling dinanti karena bandeng sudah mencapai cita rasa terbaiknya. Tekstur dagingnya semakin padat, sementara bumbu meresap hingga ke bagian terdalam ikan.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
