
Ilustrasi musim hujan. (istockphoto.com)
JawaPos.com - Indonesia memasuki musim kemarau pada akhir Mei lalu. Kemudian memasuki Juni, seharusnya sudah benar-benar kemarau. Namun nyatanya di sejumlah daerah, khususnya di Jawa Timur masih diguyur hujan lebat bagkan sampai banjir.
Peneliti Ahli Utama Klimatologi dan Perubahan Iklim, Pusat Riset Iklim, dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin mengatakan beberapa hari lalu dikontak petani garam dari Gresik dan sekitarnya. "Mereka menanyakan kok masih hujan. Katanya Mei sudah kemarau," kata Erma kemarin (9/6).
Erma mengatakan urusan cuaca sangat sensitif untuk petani garam. Karena setiap persiapan mebuka usaha, butuh biaya yang besar. Jika tidak memperhatikan iklim, bisa berujung kerugian.
Soal masih adanya hujan lebat di Jawa Timur, dia mengatakan masih akan berlanjut dua sampai tiga hari ke depan. Diantara pemicunya adalah adanya pertemuan gelombang Kelvin dan Rossby. "Menariknya pertamuan dua gelombang ini ada di langit Jawa Timur," tuturnya.
Kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab masih terjadinya hujan di Jawa Timur. Begitupun di sebagian Jawa Tengah bagian utara. Di tambah lagi dengan tekanan udara yang rendah di laut bagian utara pulau Jawa.
Erma juga menjelaskan tahun ini musim kemarau masuk kategori kemarau basah. Sehingga cuaca yang benar-benar kering hanya sebentar. Dia mengatakan paruh kedua Juli nanti, sudah kembali hujan. Jadi musim kemarau cukup singkat.
Dia menegaskan kondisi tersebut bisa disebut anomali. Namun bukan dipicu adanya gelombang elnino ataupun elnina. Menurut dia kondisi cuaca seperti itu juga bakal berpengaruh pada nelayan yang berlayar harian atau dalam tempo singkat.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
