
Fikri bocah yang dagunya tertancap besi pagar mendapat perawatan
JawaPos.com - Malang nasib yang dialami Fikri Aditya Sapuro. Bocah 10 tahun itu mengalami luka serius di bagian dagu tertancap besi pagar. Saat itu korban hendak mengambil bola yang masuk pekarangan rumah warga RT 01 RW 01 Kelurahan Harapan mulya, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat siang (7/9).
Kejadian mengenaskan itu terjadi ketika Fikri mengajak teman sekelasnya di SDN 01 Pagi Bungur, Senen, Jakarta Pusat untuk mengambil bola yang masuk pekarangan rumah kosong. Ajakan itu terjadi sehari sebelum Fikri mengalami nasib buruk.
Ibu korban Nina Aryanti, 41, mengatakan, Fikri sudah diperingatkan oleh temannya agar tidak memanjat pagar tempat bola tersangkut. Namun, korban tetap memanjat. Apes, kaki Fikri terpeleset akibat pagar besi yang menjadi pijakannya licin. Akibatnya, dagu bocah mungil itu tertancap pagar besi.
"Udah dikasih tau sama teman-temannya agar dia jangan memanjat pagar. Musibah itu datang, kaki anak saya terpeleset dan dagunya tertancap dipagar besi yang runcing" ujar Nina.
Teman-teman bocah malang itu hanya bisa berteriak meminta bantuan kepada warga yang berada disekitar. Selang beberapa waktu, pagar berhasil dilepaskan dari pondasinya oleh petugas medis dan petugas kebakaran yang dengan sigap datang ke tempat kejadian peristiwa itu.
Fikri mengalami luka parah di bagian dagunya. Korban dilarikan ke RSPAD untuk mencabut besi pagar yang masih tertancap didagu Fikri.
Selain itu, Nina juga mengungkapkan terimakasih dan merasa sangat senang dengan Kapolsek Metro Senen Jakarta Pusat, Kompol Indra S Tarigan. Polisi menemani keluarga selama proses operasi yang berlangsung empat setengah jam.
"Saya senang banget, pak Kapolsek Pasar Senen nemenin Fikri dan keluarga dari saat mulai hingga operasi selesai" ungkap Nina.
Setelah operasi berlangsung, kini Fikri dimendapatkan perawatan intensif di ruangan bedah anak, kamar 109, lantai 1 RSPAD Gatot Subroto.
Nina juga mengatakan, Fikri harus mengkonsumsi makanan dalam bentuk cair beberapa kali dalam sehari. "Makanan masih bentuk cairan, saya kasih lima gelas (susu berlemak) dalam satu hari" pungkas Nina.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
