
Plt Gubernur Jatim Emil Timur Emil Elestianto Dardak apresiasi laptop remaja asal Blitar, Al Divi Rarindrayana. Pemprov Jatim).
JawaPos.com – Bermula dari hobi bermain game, Al Divi Rarindrayana, remaja asal Kota Blitar, kini mencuri perhatian setelah direkrut sebagai animator oleh perusahaan pengembang game Roblox berskala internasional.
Atas prestasi luar biasa ini, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak datang langsung ke rumah Al Divi di Jalan Kenari, Kelurahan Plosorekep, Kota Blitar, Senin (2/6), untuk menyampaikan apresiasi.
Dalam kunjungannya, Emil memberikan hadiah berupa laptop untuk menunjang aktivitas Al Divi sebagai game animator. Selain itu, Google Indonesia turut memberikan apresiasi berupa Galaxy Tab yang juga diserahkan secara simbolis oleh Emil.
“Awalnya Mas Divi ini senang bermain game. Tapi yang luar biasa, dia tekun dan tidak cepat bosan. Dari situ muncul konsistensi dan keterampilan yang kemudian mengantarnya ke dunia animasi,” kata Emil.
Al Divi yang saat ini telah lulus dari MTsN 1 Kota Blitar, diketahui mulai aktif membuat animasi karakter sejak duduk di bangku kelas IX. Ia menggunakan perangkat rakitan sendiri dengan spesifikasi tinggi dan menguasai perangkat lunak animasi seperti Blended.
“Divi ini sudah bisa meracik sendiri komputernya untuk animasi, bukan sekadar untuk main game. Ini menunjukkan arah minat dan bakatnya sudah terbentuk jelas,” lanjut Emil yang menyempatkan melihat langsung ruang kerja Al Divi di rumahnya.
Plt Gubernur Jatim itu juga mengapresiasi peran orang tua Al Divi yang memilih untuk mendampingi dan memfasilitasi hobi anaknya dengan bijak.
“Biasanya anak kalau main game itu dilepas begitu saja atau malah dilarang total. Tapi orang tua Divi memilih jalan tengah: mendampingi dan mengawasi. Inilah yang penting. Screen time-nya berhasil dikonversi menjadi learning time,” jelas Emil.
Menurutnya, Al Divi adalah contoh nyata bahwa dengan dukungan orang tua, sekolah, dan lingkungan sosial yang positif, hobi bisa berkembang menjadi prestasi yang berdampak global.
Ia juga berharap kisah Al Divi bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk memanfaatkan teknologi secara kreatif dan produktif. “Dari Blitar bisa tembus dunia. Ini contoh bahwa digitalisasi bukan hal yang menakutkan, tapi peluang besar jika dimanfaatkan dengan benar,” ungkap Emil.
Menutup kunjungannya, Emil berpesan agar Al Divi terus mengasah kreativitas dan menjaga semangat belajar. “Nanti akan ada masa jenuh, tapi kalau akal, pikiran, dan mental sudah terbiasa terasah, ide-ide kreatif akan terus mengalir,” tuturnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
