
Gubernur Khofifah saat menyerahkan santunan kepada keluarga korban kecelakaan tragis yang melibatkan Kereta Api Malioboro Ekspres. (Pemprov Jatim).
JawaPos.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan santunan secara langsung kepada keluarga korban kecelakaan tragis yang melibatkan Kereta Api Malioboro Ekspres di perlintasan tanpa palang pintu di Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan. Insiden yang terjadi pada Minggu, 19 Mei lalu itu merenggut empat nyawa dan melukai lima orang lainnya.
Penyerahan santunan dilakukan di Pendopo Kabupaten Magetan pada Senin pekan lalu, sebelum Khofifah menghadiri serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Magetan. Dalam kesempatan tersebut, Khofifah mengungkapkan rasa duka cita mendalam atas kejadian tersebut. Ia bahkan menyempatkan diri membacakan doa Al-Fatihah sebelum memulai sambutan.
“Atas berpulangnya para korban, kami mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran. Untuk korban luka, semoga segera pulih dan sehat kembali,” ujar Khofifah.
Santunan yang diberikan terdiri dari uang tunai sebesar Rp10 juta untuk masing-masing korban meninggal dunia, Rp5 juta untuk korban luka berat, dan Rp2,5 juta untuk korban luka ringan.
Empat korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut yakni Totok Herwanto, warga Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun; Rama Zainul Fatkhur Rahman, warga Dusun Panggung, Desa Panggung, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan; Resyka Nadya Maharani Putri, warga Dusun Mundu, Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun; serta Hariyono, warga Dusun Mutur, Desa Gunungan, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan.
Sementara lima korban luka lainnya yakni Wendy Ardhya Novita Sari, warga Kabupaten Mimika, Papua, yang dirawat di RSAU dr. Efram Harsana Magetan; Oni Handoko, warga Kabupaten Ngawi, yang juga dirawat di rumah sakit yang sama; Ananda Duta Pratama, warga Kelurahan Mangge, yang dirawat di RSUD dr. Sayidiman Magetan; Rifkiy Hermawan, warga Kabupaten Nganjuk, yang dirawat di RSUD dr. Soedono Madiun; serta Fianda Septi yang menjalani rawat jalan di Puskesmas Barat Magetan.
Kecelakaan ini menjadi perhatian publik karena terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu. Pemprov Jatim dan pihak terkait diharapkan segera melakukan evaluasi dan perbaikan untuk mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
