Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 April 2025 | 21.30 WIB

Dedi Mulyadi Mau Kirim Remaja Nakal ke Kompleks Militer 6 Bulan: Kalau Minum, Tawuran, Orang Tua Telepon Koramil, Jemput Pakai Mobil!

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi  menghadiri kegiatan Panen Jagung di Desa Pangeureunan, Kabupaten Garut, Kamis (17/4/2025). (Dok.Tim Media KDM) - Image

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri kegiatan Panen Jagung di Desa Pangeureunan, Kabupaten Garut, Kamis (17/4/2025). (Dok.Tim Media KDM)

JawaPos.com – Kenakalan remaja di Jawa Barat menjadi atensi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. Dia memastikan bakal menangani kenakalan remaja di wilayah Jabar dengan cara lebih tegas.

Terutama jenis kenakalan remaja yang sering membuat resah masyarakat, seperti mabuk, tawuran, dan bentuk kenakalan berbahaya lainnya.

Untuk mengatasi masalah ini Dedi berencana membuat program yang pada intinya memasukkan anak-anak remaja nakal tersebut ke kompleks militer untuk dibina.

Dengan dimasukkannya remaja-remaja bermasalah tersebut ke kompleks militer, mereka akan dibina oleh para tentara selama enam bulan.

“Dibawa itu anak, dimasukkan ke kompleks militer. Biar nyangkul, mikul, dilatih baris, nangis itu anak sadar diri minta maaf ke ayah ibunya, enam bulan dikembalikan lagi,” ucap Dedi, saat acara yang dihadiri oleh warga di Garut, sebagaimana dilansir dari Radar Bogor.

Dedi juga mengatakan bahwa program ini mencontoh program yang sudah dijalankan di Tiongkok. “Saya nanti akan MoU dengan Mabes TNI Angkatan Darat. Ini bakal jadi program di Jabar,” kata Dedi.

Dia menyampaikan bahwa para orang tua yang anaknya nakal dan susah diatur bisa menelepon tentara untuk meminta bantuan.

“Kalau ada anak nakal, males terus, minum terus, tawuran terus, orang tuanya telepon tentara, tentaranya datang,” kata mantan Bupati Purwakarta itu.

Dedi Mulyadi tidak menyebutkan kapan pastinya program ini akan mulai dijalankan. Yang diharapkan adalah sang anak menangis hingga minta maaf kepada ayah dan ibunya.

Yang jelas, tokoh kelahiran 1971 tersebut sudah siap meneken kerjasama dengan pihak TNI dalam waktu dekat. “Program ini akan saya laksanakan di Jawa Barat,” tegas Dedi.

Dedi juga menegaskan bahwa tidak ada larangan jika Pemda ingin lebih dulu melaksanakan program ini.

Selain itu, Dedi akan bekerja sama dengan Kodim dan juga Koramil dan kemudian akan dibangunkan mes untuk para anak nakal.

Sok, kerja sama sama dandim, batalyon, kita bangun mes untuk anak-anak nakal. Kita bikin kelas khusus buat anak-anak nakal,” jelasnya.

“Kalau dia di rumah kerjaannya marah-marah, nendangin pintu, melawan orang tua, telepon dandim, telepon koramil, jemput pakai mobil. Buat pernyataan saya serahkan anak ini kepada TNI untuk dididik, ini serius!” imbuh Dedi.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore