Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 April 2023 | 21.38 WIB

Peringati Hari Otonomi Daerah XXVII, Gubernur Khofifah Sampaikan Empat Pesan Penting

Gubernur Khofifah Indar Parawansa memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) XXVII di Halaman Kantor Gubernur, Sabtu (29/4). - Image

Gubernur Khofifah Indar Parawansa memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) XXVII di Halaman Kantor Gubernur, Sabtu (29/4).

JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan pesan penting saat memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) XXVII 2023 di Halaman Kantor Gubernur Jawa Timur, Sabtu (29/4).

Empat pesan yang disampaikan Gubernur Khofifah yaitu terkait integritas dan etika profesi para pemimpin dan penyelenggara pemerintahan daerah dalam implementasi kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah. Kedua, integritas aparatur sipil negara (ASN) dan seluruh pegawai pemerintahan harus bergerak maju, kreatif, produktif dan inovatif sekaligus ikut bertanggung jawab dalam setiap urusan masyarakat.

”Bergerak dengan memberikan dampak, bukan hanya mengejar skor tapi dampak dari seluruh reformasi birokrasi yang kita lakukan bersama-sama bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Khofifah.

Kemudian, lanjut dia, komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Hal itu untuk reformasi birokrasi yang berdampak agar terus dilakukan, baik di bidang kelembagaan, peningkatan kapasitas aparatur, serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

”Serta keempat, upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat dan peningkatan daya saing perekonomian daerah yang menjadi prioritas utama kebijakan di semua level pemerintah daerah,” tutur Khofifah.

Melalui tema peringatan tahun ini yaitu Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul, Gubernur Khofifah mengajak merenungkan kembali tujuan pelaksanaan otonomi daerah dengan desentralisasi sebagian kewenangan. Tujuannya menjadikan daerah mencapai kemandirian fiskal dengan menggali berbagai potensi sumber daya yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta memacu terjadinya percepatan dan pemerataan pembangunan.

”Otda merupakan bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap kemandirian daerah yang bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat, serta meningkatkan daya saing daerah melalui pemberdayaan masyarakat dan pemerintah daerah, dalam mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” papar Khofifah.

Gubernur mengatakan, Otda telah memberikan dampak positif dengan adanya percepatan pembangunan yang ditandai dengan meningkatnya angka indeks pembangunan manusia (IPM), bertambahnya pendapatan asli daerah (PAD), dan kemampuan fiskal daerah. Meskipun dua tahun berlalu pandemi Covid-19 sempat membuat keadaan banyak sektor terpengaruh.

Di sisi lain, lanjut Khofifah, banyak bermunculan inovasi yang dilakukan daerah dalam upaya membangun dan menyejahterakan masyarakat. Inovasi di daerah bukan hanya mampu menjadi solusi berbagai persoalan di daerah, meningkatkan daya saing daerah, tetapi juga menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing bangsa di dunia.

Gubernur Khofifah mengajak semua pihak untuk meningkatkan daya beli produk lokal Jawa Timur. Itu untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

Gubernur Khofifah juga minta bupati dan wali kota untuk meningkat daya beli terhadap produk-produk lokal dari pengadaan barang dan jasa di kabupaten/kota.

”Pokoknya beli produk-produk UMKM lokal untuk pengadaan barang/jasa. Harapannya bisa memberikan tumbuhnya kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Khofifah.

Khofifah berharap peringatan hari Otonomi Daerah dijadikan sebagai sarana menentukan kebijakan dan pemantapan pelaksanaan otonomi daerah untuk mewujudkan ASN yang proaktif dan Berakhlak untuk menuju Indonesia Emas 2045.

Gubernur Khofifah juga menyerahkan piagam penghargaan atas lomba Sinergitas Penyelenggara Pemerintahan di Kecamatan Provinsi Jawa Timur kepada 5 pemenang. Tak hanya itu, acara peringatan juga dirangkai dengan kegiatan bakti sosial.

Di antaranya pelayanan kesehatan gratis yaitu donor darah, pelayanan kesehatan gizi, pelayanan kesehatan tradisional, dan pelayanan mini medical check up (cek tekanan darah, gula darah, kolesterol). Selain itu, pembagian zakat produktif bagi 100 pelaku usaha ultra mikro di sekitar Kantor Gubernur Jawa Timur.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore