JawaPos.com - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh permohonan yang diajukan pasangan calon nomor urut 3, Muhammad Baqir Aminatullah dan Taufadi, dalam sengketa hasil Pilkada Pamekasan 2024. Dengan putusan ini, pasangan Kholilurrahman dan Sukriyanto resmi dinyatakan sebagai pemenang dan berhak menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan.
"Dalam pokok permohonan, menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima," ujar Ketua MK, Suhartoyo, dikutip dari siaran YouTube MK, Selasa (25/2).
Suhartoyo juga menjelaskan bahwa MK mengabulkan eksepsi termohon dan pihak terkait terkait kedudukan hukum pemohon. Namun, untuk bagian lain, eksepsi termohon dan pihak terkait ditolak.
Menanggapi keputusan tersebut, akademisi Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim, mengajak semua pihak untuk menerima hasil ini dengan lapang dada demi kepentingan bersama. Ia menekankan pentingnya bekerja sama untuk membangun Pamekasan ke arah yang lebih baik.
"Kontestasi politik selalu memiliki akhir dan pemenang. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana pemimpin terpilih bisa menjalankan amanah dengan baik serta merangkul semua pihak agar pembangunan daerah dapat berjalan maksimal," ujarnya, Selasa (25/2).
Surokim, yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor III UTM, menekankan bahwa putusan MK bersifat final dan harus dihormati. Ia berharap masyarakat dapat mengambil pelajaran dari proses politik ini, termasuk dalam hal literasi hukum dan demokrasi.
"Putusan ini harus diterima sebagai bagian dari proses hukum yang telah berjalan. Kedewasaan politik menjadi hal penting agar kita bisa terus membangun Pamekasan dengan semangat persatuan," tambahnya.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan bagi pemimpin daerah tidaklah mudah. Diperlukan kebijakan dan langkah konkret yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
"Janji-janji politik harus segera diwujudkan. Harapan masyarakat tentu besar, sehingga dibutuhkan inovasi dan terobosan nyata agar pembangunan di Pamekasan semakin maju," jelasnya.
Senada dengan itu, Ketua Lembaga Pusat Penelitian dan Pengembangan Madura (LP3M), Suroso, juga berharap pasangan Kholilurrahman-Sukriyanto dapat menjalankan tugas dengan baik. Menurutnya, pengalaman Kholilurrahman dalam memimpin Pamekasan sebelumnya bisa menjadi modal kuat dalam membawa daerah ini ke arah yang lebih baik.
"Dengan pengalaman yang sudah dimiliki, tentu masyarakat berharap banyak pada kepemimpinan beliau. Semoga bisa membawa manfaat bagi kemajuan Pamekasan," pungkasnya.