
Ilustrasi kemiskinan ekstrem.
JawaPos.com–Dinas Sosial Kota Banjarmasin mengungkapkan sulitnya menelusuri ribuan kepala keluarga (KK) miskin ekstrem sesuai data pemerintah pusat.
Sebelumnya, pemerintah pusat mengeluarkan data terbaru untuk penduduk miskin ekstrem di Kota Banjarmasin sebanyak 8.333 KK. Sedangkan, data yang dipegang Pemkot Banjarmasin sekitar 5.706 KK, ada selisih ribuan dari data pemerintah pusat tersebut.
”Penyelarasan data ini terus dilakukan maksimal oleh pemerintah kota, utamanya menelusuri selisih data dari pusat yang cukup banyak itu,” ujar Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin Dolly Syahbana seperti dilansir dari Antara.
Namun, dia mengakui hal itu tidak mudah dilakukan. Sebab, sebagian besar data tidak dilengkapi alamat jelas bahkan tidak ada nomor induk kependudukan (NIK).
”Umpamanya nama Ahmad, alamat Alalak Tengah, sangat susah mencari data by name by adres, bisa Ahmad, bisa Akhmad,” papar Dolly Syahbana.
Jika demikian kasusnya, ungkap Dolly, tidak bisa pihaknya memasukkan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk jumlah KK miskin ekstrem di Kota Banjarmasin yang harus disalurkan bantuan.
Untuk lebih memperjelas data tersebut, lanjut Dolly, selisih data yang belum dapat ditelusuri tersebut pihaknya kirim kembali pemerintah pusat.
”Kalau datanya dilengkapi, bisa kita sandingkan lagi dengan DTKS,” terang Dolly Syahbana.
Pemkot Banjarmasin terus berupaya untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di kota ini, baik dengan bantuan langsung hingga bantuan untuk berwirausaha. Pemkot Banjarmasin memiliki program penciptaan wirausaha baru, sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat kecil hingga terciptanya lebih banyak peluang tenaga kerja.
”Bantuan penanggulangan kemiskinan ekstrem pasca pandemi Covid-19 cukup banyak disalurkan, dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kota, dan ini akan terus dilakukan hingga data kemiskinan ekstrem di kota ini bisa turun signifikan,” ucap Dolly Syahbana.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
