
Photo
JawaPos.com - Bayu Eka Malang seorang pegawai out sourcing di kantor PT KAI Daop 3 Cirebon, dibacok kawanan begal. Korban warga Jl Kembang, Kota Cirebon itu nyaris meregang nyawa saat mempertahankan sepeda motor.
Menurut informasi yang diperoleh radarcirebon.com (Jawa Pos Group), peristiwa terjadi Minggu (9/9), pukul 00.30 WIB. Kejadiannya di Jalan Sudarsono arah Jalan DR Cipto MK. Awalnya, malam itu korban hendak pulang ke rumah dibonceng oleh temannya dengan sepeda motor jenis Kawasaki Ninja.
Ketika melintas di TKP, tiba-tiba korban dan rekannya dipepet lalu dihadang dua orang kawanan begal berboncengan menggunakan sepeda motor jenis Scoopy. Pelaku membawa senjata tajam.
Korban sempat turun dan melawan kedua begal tersebut dan terjadilah perkelahian. Bahkan, korban sempat mengambil kayu yang ada di pinggir jalan tersebut untuk membela diri dari serangan kedua begal itu.
Karena pelaku pakai parang, korban pun akhirnya terdesak dan terkena bacokan senjata tajam yang dibawa pelaku. Akibat sabetan itu korban mengalami luka sobek dan terkapar bersimbah darah. Sedangkan temannya selamat.
Melihat korban terkapar dan ada warga yang mendekat, kedua pelaku kabur takut dihajar warga. Motor korban pun tak sempat dibawa kawanan begal. Tak berselang lama, petugas kepolisian dari Polsekta Cirebon Utara Barat datang ke TKP setelah menerima laporan dari warga dan langsung mengevakuasi korban ke RSUD Gunung Jati Kota Cirebon.
“Benar, ada petugas out sourcing di kantor PT KAI Daop 3 Cirebon yang menjadi korban begal. Korban bernama Bayu Eka Maulana. Dia mengalami luka sobek akibat dibacok pakai parang. Sekarang masih dirawat di RSUD Gunung Jati Kota Cirebon. Dan Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon Ida Hidayati pun sudah menengok korban di rumah sakit. Kasusnya sudah dilaporkan ke Polsekta Cirebon Utara Barat,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Krisbiyantoro kepada radarcirebon.com, Senin (10/9).
Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait adanya kasus pembacokan dan percobaan pembegalan ini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
