
ilustrasi sejumlah LC Karaoke di room.
JawaPos.com - Viral di media sosial dua wanita pemandu lagu atau LC (Lady Companion) dipersekusi oleh sekelompok orang. Dalam video viral terhadap dua pemandu lagu itu terjadi di salah satu kafe di Pasir Putih Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat.
Kedua wanita pemandu lagu itu bahkan ditelanjangi hingga diceburkan ke laut pada malam hari. Tak hanya mempersekusi dua Pemandu Lagu, dalam video viral itu terlihat sekelompok orang berusaha merusak kafe.
Pasalnya, warga mensinyalir kafe tersebut menyediakan layanan karaoke dan pemandu lagu di bulan Ramadhan. Ketika digiring massa ke pinggir pantai, kedua wanita Pemandu Lagu berteriak meminta ampun sembari menyebut tidak melakukan perbuatan melanggar apapun.
Namun massa yang kadung emosi tidak mempedulikan dan tetap menceburkannya ke laut.
Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan AKP Hendra Yose menyebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kejadian itu.
“Untuk perkara, perkara kan perbuatan yang dihukum. Sudah diproses, sudah atensi dan akan segera kami lakukan proses dan memberikan kepastian hukumnya,” ujar Hendra seperti diberitakan PojokSatu (Jawa Pos Group), Kamis (13/4).
Untuk kemudian kasus persekusi dua Pemandu Lagu itu ditangani Polsek Lengayang. “Untuk pemeriksaan awal di Polsek Lengayang. (Persekusi) itu masyarakat. Kami lidik terlebih dahulu (pelakunya), kami periksa saksi-saksi dulu,” kata Hendra.
Dari laporan awal, kata Hendra, aksi persekusi oleh massa dipicu oleh kafe yang tetap beroperasi di bulan suci Ramadhan.
“Apalagi wanita di kafe yang buka juga saat bulan Ramadan. Sehingga masyarakat marah,” ungkapnya.
Menurut Hendra, setelah dilakukan proses penyelidikan akan dilakukan penyidikan hingga gelar perkara. Selanjutnya, dilakukan upaya paksa penangkapan terhadap pelaku.
“Ikuti prosedur lidik dan sidik, setelah itu gelar. Setelah ditemukan pelaku, baru kami upayakan penangkapan,” ujarnya.
“Untuk perkara ini kami atensi, akan segera kami lakukan pemeriksaan dalam hal ini proses. Akan kami berikan kepastian hukum terhadap perkara,” jelasnya.
Nemun, Hendra belum bisa memastikan berapa orang warga yang terlibat lantaran masih memeriksa saksi-saksi. “Untuk berapa orang yang terlibat masih dalam penyelidikan, masih dalam proses,” pungkasnya.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
