
Ilustrasi korban penyiraman air keras. Antara
JawaPos.com–Mahasiswa korban penyiraman air keras di Jogjakarta bernama Tasya mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh. Termasuk di antaranya wajah. Luka tersebut muncul akibat terkena air keras yang disiramkan pelaku pada Selasa (24/12) malam.
Berdasar unggahan seorang warganet di media sosial facebook dengan akun @Tarida Hutagalung, kondisi korban sebelum dan setelah disiram air keras berbeda sangat jauh. Korban tampak dibalut dengan perban di beberapa bagian tubuh. Termasuk wajahnya.
Dalam unggahan tersebut, @Tarida Hutagalung menyampaikan bahwa malam itu mestinya menjadi hari bahagia bagi korban. Sebab, ponakannya yang bernama Natasya Hutagalung sedang berulang tahun. Kabar penyiraman air keras terhadap Tasya sontak membuat keluarganya berduka.
”Anak kami disiram air keras di wajah yang mengenai mata dan seluruh tubuhnya sehingga membuat anak kami mengalami luka parah di bagian wajah, mata, dan seluruh tubuhnya,” tulis akun tersebut sebagaimana dikutip dari pemberitaan Jawa Pos Radar Jogja pada Jumat (27/12).
Atas kondisi tersebut, keluarga korban memohon bantuan dan doa dari masyarakat. Mereka juga berharap pelaku penyiraman air keras yang sudah ditangkap mendapat hukuman berat sebagaimana aturan dan ketentuan. Pihak keluarga menginginkan keadilan untuk korban.
”Anak kami Natasya Hutagalung berasal dari Kabupaten Ketapang Kalbar, tinggal di Kecamatan Sandi berkuliah di Jogja di Sekolah Tinggi Pemerintahan Masyarakat Desa (APMD) Jogjakarta. Sekarang anak kami sedang dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Sardjito Jogja,” ungkap akun tersebut.
Terpisah Kasatreskrim Polresta Jogjakarta Kompol Probo Satrio menyampaikan, peristiwa itu terjadi saat korban sedang berada di kamar kos Kawasan Brontokusuman, Mergangsan. Pelaku mendatangi korban dan langsung menyiramkan air keras kepada korban.
Probo mengakui bahwa luka akibat terkena air keras yang dialami korban sangat serius, terutama di bagian wajah. Polisi telah menangkap pelaku pada Rabu malam (25/12). Saat ini, pelaku sedang menjalani pemeriksaan mendalam untuk menggali lebih jauh motif dan detail kejadian tersebut.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
