Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Desember 2024 | 00.07 WIB

Banjir Situbondo akibatkan Jembatan Hanyut dan Ratusan Warga Terisolir

Jembatan antar dusun di Desa Tambak Ukir, Situbondo, terhanyut banjir. (BPBD Situbondo/Antara) - Image

Jembatan antar dusun di Desa Tambak Ukir, Situbondo, terhanyut banjir. (BPBD Situbondo/Antara)

JawaPos.com–Banjir bandang yang menerjang ratusan rumah di dua desa Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, pada Selasa (24/12) juga mengakibatkan jembatan antar dusun terhanyut dan sekitar 500 jiwa terisolir.

Jembatan penghubung dua dusun yakni Dusun Tambak Ukir Barat dan Dusun Bringin, Desa Tambak Ukir, merupakan akses satu-satunya bagi ratusan warga dua dusun tersebut terhanyut banjir bandang.

Jembatan yang hanyut akibat banjir bandang ini merupakan akses satu-satunya bagi warga Dusun Tambak Ukir Barat dan Dusun Bringin, dan tentunya aktivitas perekonomian juga lumpuh,” kata Kepala Dusun Tambak Ukir Barat, Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Alfin seperti dilansir dari Antara, Kamis (26/12).

Dia menceritakan, sebelum terjadi banjir bandang hujan dengan intensitas tinggi terjadi di wilayah itu sekitar 1 jam dan debit air di sungai tersebut mencapai setinggi 150 cm dan menerjang jembatan hingga hanyut. Selama ini di sungai tersebut tidak pernah setinggi pada tahun ini dan biasanya jika terjadi hujan deras ketinggian air di sungai maksimal 50 sentimeter.

”Tapi banjir bandang Selasa kemarin bahkan mencapai 150 sentimeter, jembatan langsung jebol terhanyut,” ujar Alfin.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo mencatat ada sebanyak 220 rumah warga terdampak banjir bandang, yakni di Desa Tambak Ukir dan Desa Kendit (Kecamatan Kendit). Selain itu, banjir bandang yang membawa material lumpur dan potongan kayu dan ranting itu juga merusak fasilitas umum, seperti masjid dan salah satu sekolah TK di Desa Kendit, serta tiga jembatan terhanyut banjir bandang.

Pemerintah daerah setempat juga telah mendirikan dapur umum untuk menyediakan nasi siap santap bagi warga terdampak banjir bandang karena tidak bisa beraktivitas seperti biasanya setelah di dua desa itu diterjang banjir bandang.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore