Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Desember 2024 | 14.58 WIB

BMKG Perkirakan Cuaca Ekstrem Landa Jateng pada 16 - 23 Desember

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (kanan) bersama Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana. (Pemprov Jateng/Antara) - Image

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (kanan) bersama Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana. (Pemprov Jateng/Antara)

JawaPos.com–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan akan terjadi cuaca ekstrem di sejumlah daerah di Jawa Tengah pada 16-23 Desember.

”Kami sengaja ke Jateng karena eskalasinya menguat. Ini berarti tanggul-tanggul yang ada itu harus diperkuat,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati seperti dilansir dari Antara di Semarang saat berkoordinasi dengan Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana.

Menurut dia, sejumlah daerah di Jateng yang diperkirakan mengalami cuaca ekstrem, di antaranya Jepara, Pemalang, Pekalongan, Tegal, hingga Brebes. Sejumlah tanggul di Jateng sudah diperkuat konstruksinya, namun koordinasi dengan sejumlah balai wilayah sungai harus tetap dilakukan sebagai upaya pencegahan banjir.

Meskipun berbagai upaya mitigasi telah dilakukan pemerintah, Dwikorita meminta masyarakat diminta tetap waspada dan mematuhi apa yang disampaikan oleh pemerintah.

Sementara itu, Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana menyampaikan terimakasih kepada BMKG yang telah memberi peringatan atas situasi yang dialami dalam sepekan ke depan.

”Kami banyak berterima kasih kepada BMKG dengan adanya warning saat ini. Kami telah mempersiapkan antisipasi berbagai hal yang akan terjadi,” papar Nana Sudjana.

Beberapa langkah yang telah dilakukan, antara lain memastikan kesiapan relawan melalui apel siaga yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng beberapa waktu lalu. Selain itu, memastikan kondisi peralatan yang digunakan ketika menghadapi bencana melalui langkah koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

”Kami sudah minta bantuan untuk TMC (teknologi modifikasi cuaca) dengan BMKG dan BNPB guna melakukan modifikasi cuaca. Sekarang sudah hari ketiga,” tutur Nana Sudjana.

Dengan modifikasi cuaca, dia berharap dapat memecah potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi di sejumlah wilayah karena tak ingin kejadian banjir, seperti di Demak dan Grobogan tahun lalu tak terulang.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore