Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Desember 2024 | 04.15 WIB

Menteri PKP Maruarar Bakal Pindahkan Warga Kolong Jembatan di Bandung ke Rusun Rancaekek dan Solokan Jeruk

Menteri PKP Maruarar Sirait atau Ara saat meninjau kesiapan relokasi warga penghuni kolong jembatan Taman Sari di Bandung Jawa Barat pada Kamis (5/12). (dok. Kementerian PKP) - Image

Menteri PKP Maruarar Sirait atau Ara saat meninjau kesiapan relokasi warga penghuni kolong jembatan Taman Sari di Bandung Jawa Barat pada Kamis (5/12). (dok. Kementerian PKP)

JawaPos.com - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bakal memindahkan warga kolong jembatan Bandung, Jawa Barat ke Rumah Susun (Rusun) Rancaekek dan Rusun Solokan Jeruk.
 
Hal ini disampaikan Menteri PKP Maruarar Sirait atau Ara saat meninjau kesiapan relokasi warga penghuni kolong jembatan Taman Sari di Bandung Jawa Barat pada Kamis (5/12) didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat dan Walikota Bandung.
 
Menteri Ara berharap dengan pemindahan ini dapat membuat warga Bandung dapat hidup lebih layak. Dengan begitu, pemerintah bekerja sama dengan BUMN dan Pemda nantinya akan mempercantik kolong jembatan.
 
 
"Saya berharap dengan dilaksanakannya relokasi ini warganya dapat hidup lebih layak dan juga kotanya jadi lebih indah. Kami juga dalam pembahasan dengan Menteri BUMN dan Pemda dalam membuat desain yang baik untuk kolong jembatan ini," kata Ara dalam keterangannya.
 
Lebih lanjut, Ara mengatakan ada sekitar 100 Kepala Keluarga (KK) yang rencananya akan direlokasi ke rusun Rancaekek dan Solokan Jeruk pada sekitar tanggal 20 Desember 2024 nanti.
 
"Saya mengapresiasi kinerja Walikota dan Sekda yang bergerak cepat dan bekerja sama secara substansial menangani hal ini dan bisa menjadi contoh untuk daerah-daerah lain," lanjut Menteri Ara.
 
Tak hanya memindahkan warga kolong jembatan ke rusun, Menteri Ara memastikan bahwa pemerintah ke depan akan membantu pemberdayaan kepada para penghuni russun. Salah satunya dengan membantu menambah penghasilan keluarga dengan kegiatan merajut baju dan membuat souvenir.
 
 
Sehingga ke depan, kata Ara, warga yang direlokasi dari kolong jembatan dapat mempunyai kemandirian secara ekonomi. Apalagi, setelah disewakan gratis, masyarakat yang tinggal di rusun akan dikenakan biaya sewa.
 
"Sehingga saat biaya sewa gratis habis, sewa ditahun berikutnya tidak memberatkan dan penghuni sudah memiliki pekerjaan tetap dan kegiatan yang dapat menopang kehidupan mereka. Tujuannya agar penghuni mempunyai perubahan dalam peningkatan kesejahteraan dibanding tinggal di permukiman sebelumnya," jelasnya.
 
Sebagai informasi kawasan Rusun Rancaekek yang disebut apartemen transit ini berlokasi di Jalan Cipanas Rancaekek Kabupaten Bandung dengan total 7 tower dengan rata-rata 98 unit hunian tipe 27 lengkap dengan fasilitas meubelair.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore