Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Desember 2024 | 23.52 WIB

Dishub Prediksi 10 Juta Orang Bergerak di Jogjakarta saat Natal dan Tahun Baru

Ilustrasi Jalan Tol Solo - Jogjakarta - YIA Kulonprogo. (Istimewa) - Image

Ilustrasi Jalan Tol Solo - Jogjakarta - YIA Kulonprogo. (Istimewa)

JawaPos.com–Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) menyebut potensi pergerakan masyarakat yang masuk dan keluar provinsi diperkirakan mencapai 10 juta orang saat momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Kepala Bidang Pengedalian dan Operasional Dishub DI Jogjakarta Sumariyoto mengatakan, pergerakan masyarakat itu diproyeksikan terjadi mulai 20 Desember 2024 sampai 5 Januari 2025.

”Paling 9 persen dari prediksi pergerakan secara nasional, (di DIJ) sekitar 10 juta orang. Pergerakan itu tidak hanya masuk, tapi juga keluar,” kata Sumariyoto seperti dilansir dari Antara.

Jika dibandingkan periode Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, lanjut Sumariyoto, potensi pergerakan orang baik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum di DI Jogjakarta meningkat 6 persen. Tingginya pergerakan orang tersebut antara lain dipengaruhi kemudahan akses berupa pembukaan fungsional Jalan Tol Solo-Jogjakarta-YIA (Solo-Jogjakarta) ruas Klaten-Prambanan selama liburan mendatang.

”Seperti tahun lalu, diperkirakan lonjakan pergerakan masyarakat melalui jalur darat dominan melewati pintu masuk Prambanan, Kabupaten Sleman. Terbesar di pintu timur di Prambanan,” ujar Sumariyoto.

Berdasar data Natal dan Tahun Baru 2023/2024, jumlah kendaraan yang masuk melalui pintu Prambanan tercatat 401.000 unit, sedangkan yang keluar mencapai 575.663 unit. Untuk mencegah kepadatan arus kendaraan pada libur akhir tahun, Dishub DI Jogjakarta bakal menerjunkan petugas pengurai kemacetan serta mendirikan posko pemantauan di dua lokasi yakni di pintu masuk Prambanan, Sleman dan Piyungan, Bantul.

”Kami sudah menugaskan kepada teman-teman untuk mengecek sarana dan prasarana berupa perlengkapan jalan, berfungsinya alat perlengkapan jalan, ada traffic light, dan penerangan jalan,” ujar Sumariyoto.

Selain itu, dia menambahkan, Dishub DI Jogjakarta juga mengoptimalkan pemanfaatan kamera penghitung kendaraan yang telah terpasang di sejumlah ruas jalan nasional untuk mendukung pengendalian arus yang masuk maupun keluar DI Jogjakarta.

”Pantauan traffic-nya kami lakukan dengan penghitungan menggunakan kamera analitik yang kita pasang di pintu utama dari timur, selatan, utara, dan dari barat,” tutur Sumariyoto.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore