Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 November 2024 | 19.54 WIB

Puluhan Siswa SDN Plalangan 3 Jember Belajar di Tenda Darurat

Anak-anak mendengarkan penjelasan guru saat belajar di tenda darurat di SDN Plalangan 3, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Selasa (26/11). (Zumrotun Solichah/Antara) - Image

Anak-anak mendengarkan penjelasan guru saat belajar di tenda darurat di SDN Plalangan 3, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Selasa (26/11). (Zumrotun Solichah/Antara)

JawaPos.com–Puluhan siswa kelas 1 hingga 6 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Plalangan 3 di Kabupaten Jember, terpaksa belajar di tenda darurat yang disediakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember. Sebab, ruang kelas mereka ambruk.

”Kegiatan belajar mengajar harus tetap jalan, sehingga anak-anak belajar secara darurat di tenda yang didirikan BPBD,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala SDN Plalangan 3 Rahmat seperti dilansir dari Antara di Jember.

Satu ruang kelas ambruk dan lima ruang kelas lain juga berpotensi ambruk karena usia bangunan sudah tua pada Sabtu (23/11). Sehingga, tidak ada ruang kelas yang bisa ditempati puluhan siswa yang belajar di SDN Plalangan 3 tersebut.

”Kebetulan hari ini (26/11), anak-anak kami ajak untuk jalan-jalan di sekitar sekolah, sambil beradaptasi dengan tenda darurat untuk tempat kegiatan belajar agar mereka tidak kaget,” tutur Rahmat.

Dia menjelaskan, ada ruangan laboratorium kelas yang bisa ditempati untuk kegiatan belajar namun hanya cukup untuk dua kelas. Anak-anak tetap harus duduk di lantai untuk kegiatan belajar lesehan karena tidak cukup kalau menggunakan bangku sekolah seperti di ruang kelas.

”Informasi yang kami terima, SDN Plalangan 3 akan diperbaiki dengan menggunakan anggaran 2025 dan sudah menjadi prioritas dari Dinas Pendidikan Jember, sehingga untuk sementara waktu kegiatan belajar menggunakan tenda darurat dan ruangan laboratorium,” ujar Rahmat.

Sebelumnya, atap ruang kelas 4 SDN Plalangan 3 ambruk saat kegiatan belajar mengajar pada Sabtu (23/11). Para siswa panik berhamburan keluar ruangan kelas, dua siswa mengalami luka ringan karena tertimpa eternit plafon dan kakinya terbentur meja saat lari ke luar ruangan.

Ambruknya atap ruang kelas 4 tersebut menyebabkan ruang kelas lain juga terdampak. Sehingga, ruangan kelas 1-6 tidak dapat digunakan karena kondisi gedung yang berpotensi roboh akibat lapuk.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore