Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Agustus 2024 | 00.53 WIB

Polisi Tangani Kematian Siswa SD Tersetrum Tiang Bendera di Palembang, Satu Tewas dan Satu Luka Bakar

Aparat Polrestabes Palembang, menangani kematian siswa kelas enam SD yang tersetrum tiang bendera.  (M. Imam Pramana/Antara) - Image

Aparat Polrestabes Palembang, menangani kematian siswa kelas enam SD yang tersetrum tiang bendera. (M. Imam Pramana/Antara)

JawaPos.com–Aparat Polrestabes Palembang, Sumatera Selatan, menangani kematian siswa kelas enam SD yang tersetrum tiang bendera.

Kapolsek Ilir Barat I Palembang AKP Heri menjelaskan, korban tersetrum tiang bendera itu terjadi pada Selasa (27/8) sekitar pukul 17.00 WIB di SD IT Harapan Mulya.

”Dalam peristiwa ini ada dua korban siswa yakni HF yang meninggal dunia dan HB mengalami luka bakar,” kata Heri seperti dilansir dari Antara.

Dia menerangkan, kronologi kejadian berdasar keterangan korban HB pada saat korban HF dan Ridho selesai sekolah mereka bertiga bermain di tiang bawah bendera. Pada saat itu Ridho membuka baut penyangga di samping tiang bendera sehingga tiang tersebut miring ke arah jalan dan menyentuh kabel listrik.

Kemudian pada saat korban mencoba membenarkan dengan cara memegang baut tiang bendera, seketika korban tersengat aliran atau tersetrum sehingga kedua korban terpental. Selanjutnya korban HF dibawa ke RS AK Gani Palembang. Sementara HB dibawa ke RS Siloam untuk mendapatkan perawatan luka bakar oleh petugas keamanan sekolah.

Kepolisian langsung mengamankan TKP dan meminta keterangan para saksi serta mengumpulkan barang bukti.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah IT Harapan Mulya Sahara Tua membenarkan peristiwa tersebut. Namun pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan lengkap dan masih menunggu hasil dari investigasi.

”Siswa kami saat ini masih duduk di bangku kelas enam SD. Namun secara kronologi kami belum bisa memberikan keterangan pasti,” terang Sahara Tua.

Dia menambahkan, peristiwa terjadi saat jam kepulangan sekolah dan pada saat kejadian langsung dilarikan ke rumah sakit.

”Masih belum bisa kami berikan keterangan, makasih ya,” ucap Sahara Tua.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore