
Ilustrasi ajaran sesat. Antara
JawaPos.com - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, menyatakan ada sebuah kelompok pengajian dengan aliran sesat. Pasalnya pengajian yang dipimpin Ali Azmi, warga Desa Mekar Baru, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti itu menyatakan hubungan di luar nikah halal.
Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti menyatakan ajaran dari Ali Azmi itu menyimpang dan sesat. Lantas Kemenag setempat membuat keputusan bahwa Ali Azmi dilarang melakukan pengajian lagi. Keputusan itu tertuang dalam surat Kemenag Kepulauan Meranti tertanggal 21 Agustus 2024 dengan Nomor P-286/Kk.04.12/3/BA.00/08/2024.
Dalam surat itu menyebutkan bahwa Ali Azmi mengajarkan bahwa hubungan intim di luar nikah halal adalah terbukti sesat. Pandangan itu sempat menghebohkan warga Kepulauan Meranti.
"Dengan dikeluarkannya surat itu maka kelompok pengajian milik H Ali Azmi beserta pengikutnya dilarang melakukan kegiatan menyimpang yang mereka percaya, karena telah terjadi penistaan agama," kata Sulman selaku kepala Kemenag Kepulauan Meranti sebagaimana dirilis Riau Pos (Jawa Pos Group) pada Selasa (27/8).
Pihak yang bersepakat atas larangan itu adalah Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Rangsang Barat, Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan (PAKEM) Kepulauan Meranti, Kepala Kemenag Kepulauan Meranti, Camat Rangsang Barat, dan Kapolsek Rangsang Barat.
Atas kejadian itu, Sulman mengimbau kepada seluruh masyarakat Kepulauan Meranti agar tidak terpengaruh dengan kegiatan yang mengandung ajaran sesat itu.
Sulman menegaskan tidak akan segan menyeret Ali Azmi ke pihak berwajib jika masih tetap melakukan pengajian bersama pengikutnya. "Saya imbau kepada masyarakat yang belum pernah terafiliasi dengan kelompok pengajian H Ali, jangan sampai terpengaruh. Sebab jika nanti kedapatan masih tetap ada aktivitas terkait ajaran tersebut, maka nanti akan berurusan dengan pihak berwajib," tukasnya.
Adapun kegiatan kelompok pengajian pimpinan Ali Azmi itu berlokasi di RT 09 Dusun Kuala Mekar. Awalnya aliran sesat itu diketahui dari salah seorang masyarakat di Desa Mekar Baru. Pengajian itu mengajarkan hal yang menyimpang, yaitu berhubungan intim dapat menghapus dosa. Anehnya, Ali mengaku bisa melihat surga dari belakang rumahnya.
Tak hanya itu, dalam ajarannya, setiap jamaahnya harus memiliki senjata tajam untuk persiapan akhir zaman dan setiap pengikutnya juga boleh berhubungan intim tanpa ikatan suami istri.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
