
Warga Sukolilo, Pati saat terekam membantai tiga pengusaha rental mobil yang tak bersalah.
JawaPos.com–Desa Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sedang menjadi sorotan. Itu setelah kejadian seorang pemilik rental mobil yang dikeroyok warga pada Kamis (6/6).
Diketahui ternyata daerah tersebut banyak dihindari pemilik rental dan pihak leasing. Saat netizen melihat lokasi melalui google maps banyak kendaraan tidak ada identitas motor seperti pelat. Sekitar 33 motor dan 6 mobil diamankan polisi saat melakukan sweeping di daerah tersebut.
Setelah melihat kejadian tersebut netizen pun geram atas kampung tersebut yang dianggap penadah barang ilegal seperti motor curian. Akibatnya warganet beramai-ramai mengganti nama di Maps menjadi Kecamatan Sukomaling Mobil, sarang bandit, Desa Iblis.
Hingga saat ini, jika dicari di maps, Desa Sukolilo akan banyak tempat yang diganti menjadi sindiran dari warganet. Banyak netizen yang geram atas sumber daya manusia di desa tersebut yang dianggap sangat rendah.
Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro pun angkat bicara atas julukan yang diberikan untuk Desa Sukolilo.
”Sarang bandit tentu kondisi ini kami ikut prihatin, tetapi tidak demikian kondisi yang sebenarnya kondisi semuanya baik-baik saja,” ujar Henggar Budi Anggoro.
”Saat ini seluruh elemen masyarakat entah tokoh agama, tokoh masyarakat, di Kabupaten Pati, kita selalu memberikan komunikasi dan berkoordinasi agar bisa memberikan pemahaman-pemahaman kepada masyarakat, sehingga jangan sampai masalah seperti itu terjadi kembali,” tambah dia.
Dari kejadian tersebut banyak komentar yang menceritakan kejadian serupa dialami jika merentalkan kendaraan ke orang Pati. Hal itu membuat banyak orang berharap mem-blacklist orang Pati di dunia kerja maupun di kehidupan sosial misalnya transaksi rental.
Henggar menyebutkan, wilayah Sukolilo perbukitan sehingga banyak warga asli yang merantau. Selama ini, tidak pernah adalah masalah.
Warganet yang memberikan komentar atas pernyataan tersebut.
”Pj Bupati pembela maling, tuh buktinya ada razia di Sukolilo dan berhasil mendapatkan motor dan mobil yang surat-suratnya tidak lengkap,” tutur @/aafhit1.
”Dari kemarin Pj bupati dan camat Pati sibuk klarifikasi dan bilang di wilayahnya tidak ada warganya yang menjadi penadah mobil bodong dan ternyata Polda Jateng melakukan razia menemukan puluhan motor dan enam mobil di wilayah itu, ayo klarifikasi pak,” tulis @/yos_tri.
”Sangat disayangkan pak rekan kami meninggal dengan mengenaskan di sana semoga kejadian ini yang terakhir ya pak,” komentar @/funoutdoorr.
Hal itu pun dibalas Pj Bupati. ”Nderek belasungkawa, atas nama pemerintah daerah kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang di luar kendali kami, nuwuni,” tulis Pj bupati.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
