Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 9 Juni 2024 | 03.31 WIB

Aksi Bersih Pantai Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 Warga Labuan Banten

Aksi bersih pantai warga Desa Teluk, Kabupaten Pandeglang, Banten, memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 pada Jumat (7/6). - Image

Aksi bersih pantai warga Desa Teluk, Kabupaten Pandeglang, Banten, memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 pada Jumat (7/6).

JawaPos.com–Warga Desa Teluk, Kabupaten Pandeglang, Banten, ikut memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 dengan Aksi Bersih Pantai.

Aksi itu merupakan rangkaian peringatan HLH yang telah dimulai sejak 5 Mei sampai dengan 5 Juli dengan kolaborasi antar sektor. Yakni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dunia usaha, Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, TNI, masyarakat, dan generasi muda.

Aksi bersih pantai merupakan program edukasi dan kampanye pelestarian pesisir laut kepada masyarakat. Aksi itu melibatkan 576 peserta dan turut hadir secara langsung Pj Gubernur Banten dan Bupati Pandeglang. Kehadiran mereka bertujuan memberikan dorongan kepada masyarakat setempat untuk tetap menjaga kebersihan pantai dan konsisten melakukan pengelolaan sampah.

Bupati Pandeglang Irna Narulita menyampaikan, permasalahan utama timbulan sampah di Pantai Labuan berasal dari daratan dan lautan. Sumber daratan terjadi akibat kurang kesadaran dan belum adanya partisipasi aktif masyarakat untuk peduli dengan sampah. Sedangkan sumber lautan berasal dari pasang rob dan kejadian Tsunami pada 2018.

Pemerintah Kabupaten Pandeglang kata Bupati Irna Narulita, tidak hanya diam dan telah melakukan langkah perbaikan dengan menerapkan tindak pidana ringan (Tipiring) dengan mewajibkan retribusi kepada masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.

”Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pandeglang memiliki program Selasa Bersih yang melibatkan masyarakat dalam kerja bakti membersihkan lingkungan serta program pengelolaan sampah plastik menjadi bahan bakar jumputan yang bisa hasilkan 5 – 6 ton briket sampah per bulan beromzet Rp 6 miliar yang dijual  kepada PT PLN Banten Labuan sebagai alternatif pengganti batu bara,” ujar  Irna Narulita.

Mewakili Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, para Direktur di unit kerja Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, selama berinteraksi dengan peserta menyampaikan edukasi bahwa aksi bersih pantai sejalan dengan slogan HLH 2024 yaitu Our Land, Our Future atau Tanah Kita, Masa Depan Kita.

Slogan tersebut mengajak warga kawasan pesisir Pantai Labuan menjaga kawasan pantai dari sampah agar tercipta manfaat ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat nelayan. Sebab, kawasan Pantai Labuan akan dijadikan sentra pengolahan ikan dan wisata kuliner laut.

Selain melakukan aksi bersih pantai, secara simbolis dilakukan penanaman 30 pohon jenis Cemara Laut dan Ketapang untuk menjaga kerindangan dan kenyamanan di pesisir Pantai Labuan. Aksi bersih Pantai Labuan mendapatkan dukungan dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk yang memiliki komitmen untuk melakukan edukasi dan mengajak masyarakat untuk mengelola pesisir pantai, khususnya Pantai Labuan yang dekat dengan wilayah kerjanya.

Aksi bersih pantai tersebut mengumpulkan 3.577 kg sampah. Bersih pantai ini juga telah dilakukan dengan alat berat pada hari Rabu dan Kamis (5 – 6 Juni) yang telah membersihkan timbulan sampah 102 ton.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore