Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 Mei 2024 | 16.57 WIB

Gelar Rakor Pemenangan, PKS Jawa Timur Sebut Momentum Pecah Telor Kader yang Diusung Menang

PKS Jawa Timur gelar Rapat Koordinasi Pemenangan Pilkada dihadiri pengurus DPW dan Ketua DPD PKS se-Jawa Timur. - Image

PKS Jawa Timur gelar Rapat Koordinasi Pemenangan Pilkada dihadiri pengurus DPW dan Ketua DPD PKS se-Jawa Timur.

JawaPos.com–PKS Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Pemenangan Pilkada se-Jawa Timur. Rapat koordinasi itu dihadiri pengurus DPW dan Ketua DPD PKS se-Jawa Timur. Berbagai hal dibahas termasuk pilkada dan pilgub.

Sebelumnya, Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan mengikuti Rapat koordinasi Pemenangan Pilkada pada 23 Mei di Kantor DPP Jakarta.

Rapat koordinasi ini untuk meneguhkan apa yang sudah pernah disampaikan sebelumnya. Baik terkait target kemenangan dalam pilkada maupun strategi serta proses dalam mengusung calon kepala daerah baik gubernur maupun bupati/wali kota,” ujar Kang Irwan Setiawan.

Dalam rapat koordinasi dengan ketua DPD PKS se-Jatim, Irwan menegaskan, daerah yang capaian kursinya di atas 15 persen harus mengupayakan agar ada kader yang bisa diusung sebagai calon kepala daerah. Komunikasi dengan para calon dan juga parpol harus terjalin baik dan maksimal.

”Salah satu yang diupayakan adalah di Kota Batu, Kota Malang, Kota Madiun, dan Magetan. Namun tidak tertutup kemungkinan dari daerah yang lain. Untuk Kota Batu sudah muncul nama Ludi Tanarto anggota DPRD Kota Batu,” jelas Irwan Setiawan.

Irwan juga menyampaikan, sebanyak mungkin calon yang diusung PKS menang termasuk pilgub.

Dalam tahap penjaringan dan penyaringan calon, PKS di Jawa Timur tidak membuka pendaftaran calon yang akan maju dalam pilkada. Tapi menjalin komunikasi dengan para calon.

Sebagaimana arahan DPP, lanjut dia, tugas DPW dan DPD adalah melakukan komunikasi dengan semua calon dan partai politik di daerah masing-masing. Kemudian membahas di level daerah lalu dibahas di tingkat wilayah serta tingkat pusat.

Dia menjelaskan, persetujuan siapa calon yang diusung akan diputuskan DPP. Namun demikian, komunikasi calon dengan PKS di daerah menjadi point penting yang harus terlaksana.

Terkait dengan Pilgub Jatim, Irwan menyampaikan, belum ada keputusan, baik terkait dengan calon yang akan diusung maupun partai koalisi. 

Sebagaimana arahan DPP, dia menambahkan, tugas DPW PKS Jatim adalah melakukan komunikasi dengan calon yang ada termasuk Khofifah sebagai calon gubernur Jatim. Jika kemudian ada calon lain yang muncul, PKS Jatim juga akan melakukan komunikasi.

”Komunikasi dengan Bu Khofifah sudah tersambung tinggal menentukan waktunya yang pas,” kata Irwan Setiawan, alumnus FISIP Unair.

Irwan juga menyampaikan, PKS Jatim proaktif membangun komunikasi dengan parpol di DPRD Jatim. Di antaranya dengan Gerindra dan Golkar Jatim.

”Insya Allah dalam waktu dekat dengan Partai Demokrat Jatim. Sedangkan dengan Partai Nasdem, PKB, PDIP, PAN, PPP, dan PSI masih dalam proses penjadwalan,” ucap Irwan Setiawan.

Dia menyampaikan, PKS Jatim sebagaimana arahan DPP melalui kontestasi pilkada ingin memberikan kontribusi untuk membangun Jawa Timur dan juga daerah di Jawa Timur. Kenaikan kursi PKS untuk pusat, provinsi, dan kabupaten/kota menjadi satu momentum untuk berpartisipasi maksimal dalam Pilkada 2024.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore