Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Mei 2024 | 14.47 WIB

11 Korban Tewas Kecelekaan Bus di Ciater Dapat Santunan Rp 50 Juta

Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono (kedua kiri) memberikan santunan secara simbolis kepada ahli waris korban kecelakaan bus di SMK Lingga Kencana, Depok, Jawa Barat, Senin (13/5/2024). - Image

Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono (kedua kiri) memberikan santunan secara simbolis kepada ahli waris korban kecelakaan bus di SMK Lingga Kencana, Depok, Jawa Barat, Senin (13/5/2024).

JawaPos.com - 11 korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas Bus Pariwisata Putera Fajar mendapat santunan dari Jasa Raharja. Santunan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, di Gedung SMK Lingga Kencana, Depok, Jawa Barat.
 
Acara penyaluran santunan ini juga dihadiri, antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Depok Muhammad Fitriawan, Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana, Ketua Yayasan Kesejahteraan Sosial Ujang Tajudin, Kepala SMK Lingga Kencana Syahroji, serta perwakilan dari Polres Metro Depok. 
 
Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa prihatin dan duka cita yang mendalam atas musibah tersebut. "Kami berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, dan semoga para korban yang masih dalam perawatan segera pulih sepenuhnya," ujarnya. 
 
 
Rivan menyampaikan, santunan yang diserahkan merupakan bagian dari perlindungan dasar yang diberikan oleh negara kepada masyarakat melalui peran Jasa Raharja. Adapun jumlah santunan yang diterima ahli waris yakni masing-masing Rp 50 juta.
 
"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terkait dan Korlantas Polri serta semua jajarannya yang terlibat dalam penanganan korban dengan cepat dan tanggap," kata Rivan, Kamis (16/5). 
 
Selain santunan kepada ahli waris korban meninggal, Jasa Raharja juga telah menerbitkan jaminan biaya perawatan bagi korban luka-luka yang dirawat di rumah sakit. Saat ini, 7 orang korban sedang dirawat di Rumah Sakit UI serta 12 orang lainnya dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Kelapa Dua dan 1 orang dirawat di RSUD Subang.
 
"Semoga musibah ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan berkendara yang berkeselamatan," tutup Rivan. 
 
Sebelumnya, kecelakaan lalu lintas kembali terjadi. Kali ini bus Pariwisata kecelakaan di Jalan Raya Kampung Palasari, Desa Palasari Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
 
 
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan adanya kecelakaan ini. Kini kecelekaan dalam penangan petugas di lapangan.
 
"Kendaraan yang terlibat Bus Trans Putera Fajar AD 7524 OG," kata Jules kepada wartawan, Sabtu (11/5).
 
Kecelakaan terjadi akibat bus oleng saat melintas di jalan menurun dan menabrak kendaraan lainnya. "Kendaraan Bus Trans Putera Fajar AD 7524 OG datang dari arah selatan menuju utara pada saat melaju pada jalan yang menurun oleng kekanan menabrak Kendaraan Feroza dari arah berlawanan," kata Jules.
 
Setelah menabrak, bus kemudian terguling ke bahu jalan. Penyebab kecelakaan masih dalam pendalaman petugas di lapangan.
 
"(Bus) terguling miring ke kiri. Posisi ban kiri di atas dan terselusur sehingga menabrak tiga kendaraan jenis roda dua yang terparkir di bahu jalan," kata Jules.
 
"Sementara kendaraan bus tersebut terhenti setelah menabrak tiang yang ada dibahu jalan arah Subang menuju Bandung tepat di depan Masjid As Sa'adah," tandasnya.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore