Ilustrasi penusukan
JawaPos.com - Muh Nawi alias Kentir, warga Ambarawa Kabupaten Semarang mendekam di ruang tahanan Polrestabes Semarang terkait kasus penusukan terhadap mantan isteri sirinya. Alasan nekat melakukan penusukan dipicu sakit hati lantaran korban sudah tujuh bulan tidak pernah mau untuk ditemui.
"Saya sakit hati, dicari sampai tujuh bulan, sampai kemana-mana, ke Blora, jalan kaki, dia masih marah-marah, masih nyalahin saya terus. Keluarganya bilangnya gak tau, gak tau terus," ungkap tersangka Nawi, saat dihadirkan dalam press rilis di Mapolrestabes Semarang, Kamis (25/4).
Terlihat, Muh Nawi berjalan menggunakan kursi roda akibat kakinya bagian kiri ditembak petugas karena berupaya melawan saat berupaya kabur untuk dilakukan penangkapan oleh anggota Subnit 1 Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang. Pria yang bekerja sebagai sopir truk ini ditangkap di daerah Ambarawa, Senin (22/4) sekitar pukul 18.00.
Upaya penangkapan ini, setelah pelaku melakukan aksi penusukan korban, Sri Astuti, yang masih kerja sebagai PRT di rumah majikannya, di daerah Wologito, Kembangarum, Semarang Barat, Minggu (21/4) sekitar pukul 20.00.
Tersangka mengaku, sempat menenggak minum-minuman keras bersama rekannya di daerah Banyumanik. Kemudian, mengajak satu rekannya menuju rumah majikannya di Semarang Barat naik transportasi umum BRT.
"Saya mabuk tuak, satu teko berdua. Terus saya datang ke rumah mertua saya, terus ketemu sama ponakan. Terus ditelpon, dia marah. Saya bilang, gak usah marah-marah, saya kesini mau pamit kerja. Terus saya diantar ke rumah majikannya," bebernya.
Sesampai di rumah majikannya, lalu bertemu korban. Menurutnya, awalnya yang menuju rumah majikanya dan mengetuk pintu adalah keponakan korban. Sementara, dia masih diluar area, dan kemudian menyusul ke depan rumah majikannya.
"Saya dibawah dulu. Terus dipanggil sama keponakannya, dia marah marah. Terus saya ajak pulang, kapan nengok anaknya. Dia bilang, apa urusannya, anak tiri. Saya menyadari, karena anak tiri," jelasnya.
Ketika korban keluar dari rumah, kemudian langsung diserang pelaku menggunakan pisau yang diambil dari tas kecil bawaannya. Terlihat, pelaku sangat brutal dalam melakukan penusukan secara bertubi-tubi. Aksi penusukan tersebut, terekam kamera CCTV. Tangan kiri mencekik bagian dagu dan tangan kanan menghunuskan pisau ke bagian leher, hingga terdapat luka sayat.
"Pisau itu yang bawa teman saya, terus saya ambil," ujarnya.
Korban yang berusaha menghindar kabur, masih terus dikejar pelaku. Tangan kiri memegang tubuh korban, dan tangan kanan menghunuskan pisau ke perut bagian samping hingga berulang kali. Penusukan berhenti setelah pisau tersebut masih menancap di tubuh korban bagian bawah ketiak sebelah kanan. Setelah itu, pelaku pergi meninggalkan lokasi dan korban dalam kondisi tubuhnya masih berdarah-darah.
"Melarikan diri untuk keselamatan diri, karena ada warga" katanya.
Diakuinya juga, hubungan keduanya merupakan nikah siri sejak lima tahun lalu. Namun tidak memiliki keturunan, alias anak. Sedangkan dengan suami pertama, tersangka menyebut korban memiliki tiga orang anak. Selama hubungan tersebut, juga sering cekcok.
"Ya namanya rumah tangga ya sering cekcok. Kalau saya punya uang ya saya kasih kalau tidak kerja ya tidak," ujarnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
