Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 April 2024 | 16.40 WIB

Satgas Penanganan Gunung Ruang Terus Evakuasi Warga di Radius Bahaya

Warga Pulau Tagulandang dievakuasi menggunakan KRI Kakap 811 setelah terjadi erupsi gunung api Ruang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara. - Image

Warga Pulau Tagulandang dievakuasi menggunakan KRI Kakap 811 setelah terjadi erupsi gunung api Ruang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara.

JawaPos.com–Tim satgas gabungan penanganan bencana erupsi Gunung Ruang di Pulau Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara, terus melakukan upaya penyelamatan warga yang terdampak.

Kepala Pusat Data Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, sejak hari pertama gunung api berjenis stratovolcano itu naik ke level IV (awas) atau pada Rabu (17/4), Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Pemerintah Kabupaten Sitaro secara bertahap mengosongkan wilayah yang masuk ke dalam radius enam kilometer dari puncak gunung. Hal itu sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Selain dievakuasi ke wilayah radius yang aman, warga juga dievakuasi menuju beberapa lokasi di luar Pulau Tagulandang. Seperti Kota Manado, Kota Bitung, dan Minahasa Utara.

”Pemindahan sementara warga terdampak ini difasilitasi TNI AL menggunakan KRI Kakap 811, Basarnas dengan KM Bima Sena, dan ASDP yang mengerahkan KM Marina, KM Lokong Banua, KM Lohoraung, KM Pasatibo, termasuk kapal feri lainnya, serta perahu motor milik warga,” kata Abdul Muhari seperti dilansir dari Antara.

Warga yang dievakuasi keluar Pulau Tagulandang merupakan perantau. Termasuk warga setempat yang memiliki keluarga di Kota Manado, Kota Bitung, dan Minahasa. Selain itu, kelompok rentan yang meliputi ibu hamil, lanjut usia, kaum disabilitas, serta warga yang sakit dan membutuhkan perawatan intensif.

”Seluruh rangkaian upaya evakuasi ini, katanya, semata-mata untuk alasan keselamatan dan keamanan,” papar Abdul Muhari.

Demi memenuhi kebutuhan makanan bagi warga terdampak dan pengungsi termasuk personel lintas stakeholder yang bertugas, tim satgas gabungan juga telah mendirikan dapur umum lapangan di beberapa titik yang tidak jauh dari lokasi pengungsian. Seperti di Desa Apengsala, Kabupaten Sitaro. Dapur umum itu dikelola Dinas Sosial bersama TNI.

Abdul Muhari menjelaskan, layanan dukungan psikososial Kementerian Sosial juga terus dilakukan untuk pendampingan psikologis bagi anak-anak yang mengungsi. Hal itu dilakukan guna menghalau perasaan trauma dan memberikan hiburan selama tinggal sementara di pengungsian.

Sementara itu, menurut Abdul Muhari, pos kesehatan juga sudah didirikan di Gedung Gereja Betel Paninteang, Desa Lesah, Kabupaten Sitaro. Tim dari Dinas Kesehatan, PMI, termasuk relawan lain terus memberikan layanan kesehatan dan membagikan masker secara rutin, menyusul erupsi Gunung Ruang yang masih terjadi secara berkala dan menyemburkan abu vulkanik yang dapat berisiko bagi kesehatan masyarakat.

Abdul Muhari mengatakan, unsur dari TNI dan Polri juga terus melakukan gotong royong bersama berbagai pihak untuk pembersihan jalan-jalan dari batu, kerikil, serta pasir abu vulkanik, yang dimuntahkan Gunung Ruang saat erupsi. Banyaknya material vulkanik itu telah menyebabkan sebanyak 363 unit rumah dan dua gereja rusak.

”PLN SulutGo juga telah melakukan perbaikan jaringan listrik yang sebelumnya padam akibat dampak erupsi untuk memudahkan tim satgas dalam upaya penyelamatan dan evakuasi warga, termasuk langkah lainnya dalam rangkaian operasi penanganan darurat,” ujar Abdul Muhari.

Tim satgas gabungan, lanjut dia, telah mendirikan posko induk di Desa Apengsala, Kecamatan Tagulandang, yang berjarak kurang lebih 15 kilometer dari kaki Gunung Ruang. Pos induk ini menjadi pusat komando lintas pemangku kepentingan (stakeholder) untuk koordinasi, laporan perkembangan, dan segala rangkaian penanganan darurat di Kabupaten Sitaro.

Abdul Muhari juga menjelaskan, dalam upaya penyelamatan dan evakuasi, tim satgas gabungan juga terus mendorong dukungan berupa logistik dan peralatan yang dibutuhkan selama penanganan darurat. Dengan berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak dan pengungsian.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore