
Sejumlah kendaraan melintas di jalur nasional wilayah Limbangan, Kabupaten Garut.
JawaPos.com–Kepolisian Resor Garut beberapa kali memberlakukan sistem satu arah untuk menguras arus balik kendaraan dari arah Garut ke Bandung. Yakni di jalur nasional lintas Limbangan, maupun jalur provinsi lintas Leles-Kadungora di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (14/4).
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhandi mengatakan, hari keempat setelah Lebaran arus kendaraan di jalur nasional didominasi kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Bandung. Sehingga, dilakukan pengurasan untuk mengurai kepadatan di jalur itu.
”Kami dari Satuan Lalu Lintas melaksanakan upaya-upaya menguras kendaraan dari arah Tasik menuju Bandung supaya tidak terjadi penumpukan kendaraan,” kata Aang seperti dilansir dari Antara.
Dia menuturkan kepadatan arus kendaraan di jalur nasional Malangbong-Limbangan itu terjadi sejak tadi pagi hingga siang (14/4) juga terpantau masih ramai. Upaya kepolisian, salah satunya melakukan pengurasan arus kendaraan dengan memberlakukan satu arah beberapa kali untuk mengatasi penumpukan agar kendaraan tetap bergerak dari kedua arah.
”Alhamdulillah dari pagi sampai siang ini kami sudah berjibaku delapan kali pengurasan dari timur ke barat dengan sistem one way,” ucap Aang Andi Suhandi.
Dia menyampaikan peningkatan arus balik kendaraan itu tercatat hasil perhitungan pukul 09.00 sampai 12.00 WIB di jalur nasional dari Tasikmalaya menuju Bandung sebanyak 6.913 kendaraan, sedangkan arah sebaliknya sebanyak 3.013 kendaraan.
Volume kendaraan di jalur provinsi lintas Kadungora dari arah Garut menuju Tasikmalaya juga didominasi lebih banyak arus kendaraan menuju Bandung sebanyak 5.832 kendaraan, sedangkan arah menuju Garut sebanyak 4.128 kendaraan. Adanya peningkatan di jalur itu beberapa kali diberlakukan satu arah dari arah Garut menuju Bandung, maupun sebaliknya dengan durasi waktu 15 menit sampai 50 menit.
”Jalur Leles dilaksanakan kegiatan one way pada pukul 13.00-13.50 dari arah Garut menuju Bandung, untuk titik pending Tutugan Bawah untuk waktu one way 50 menit,” papar Aang Andi Suhandi.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
