Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 April 2024 | 23.07 WIB

BBMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Buruk di Bali

Hujan mengguyur  kawasan Jakarta Selatan. - Image

Hujan mengguyur kawasan Jakarta Selatan.

JawaPos.com–Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menerbitkan peringatan dini dengan potensi cuaca buruk di Bali. Kondisi itu diperkirakan pada 6-8 April.

”Masyarakat agar tetap mewaspadai dan berhati-hati,” kata Kepala BBMKG Wilayah III Cahyo Nugroho seperti dilansir dari Antara di Denpasar, Sabtu (6/4).

Peringatan dini itu yakni potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat. BBMKG Denpasar memetakan pada Sabtu (6/4), wilayah yang berpotensi terjadi cuaca buruk itu tersebar di Kabupaten Karangasem, Klungkung, Tabanan, dan Badung.

”Kemudian pada Minggu (7/4) dan Senin (8/4) diperkirakan cuaca tak bersahabat itu berpotensi terjadi di Badung, Denpasar, Klungkung, Gianyar, Tabanan, Bangli, Buleleng, dan Karangasem,” terang Cahyo Nugroho.

Sedangkan wilayah yang berpotensi terjadi angin kencang, lanjut dia, yakni Bali bagian selatan yang diperkirakan terjadi pada 7-8 April. BBMKG Denpasar menekankan dampak bencana yang dapat ditimbulkan yakni pohon tumbang, kilat, banjir, genangan air, dan tanah longsor.

Bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan, dan wisata bahari, serta masyarakat pesisir, Cahyo Nugroho mengimbau agar waspada potensi gelombang laut dengan ketinggian mencapai dua meter atau lebih di perairan selatan Bali.

Sebelumnya pada Kamis (4/4), BMKG mendeteksi kemunculan bibit siklon tropis baru 96S di sekitar Laut Sawu. Diidentifikasi menunjukkan kecenderungan menguat secara perlahan dalam beberapa hari ke depan.

Bibit Siklon Tropis 96S teridentifikasi menunjukkan kecenderungan menguat secara perlahan dalam beberapa hari ke depan dengan kecepatan angin maksimum berkisar 15-20 knot atau 28-37 kilometer per jam. Tekanan di pusatnya sekitar 1.007 milibar (mb), kemudian pergerakan ke arah barat daya hingga selatan, menjauhi perairan selatan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sistem Bibit Siklon 96S di sekitar wilayah NTT tersebut dapat memberikan dampak langsung dan tidak langsung terhadap kondisi cuaca di beberapa wilayah Indonesia dalam 24-48 jam ke depan.

Pertama, hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di wilayah Bali, NTB, dan NTT. Kedua, potensi angin kencang di sekitar Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT dan potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore