
Wismilak Foundation berikan paket belajar koding dan robotika untuk event Walk for Autism di Batu pada 2 April.
JawaPos.com–Melanjutkan program penguatan literasi membaca dan juga literasi digital untuk sekolah, Wismilak Foundation kembali menjalankan Program Aksiliterasi Buku Perpustakaan dan Literasi Digital Sekolah - Wismilak Foundation.
Program itu konsisten dijalankan setiap tahun dengan tujuan agar sekolah terus memperkaya direktori koleksi buku-buku perpustakaan yang dapat menunjang soft skills, pemikiran kritis, dan keterampilan generasi muda, khususnya anak-anak sekolah.
”Wismilak Foundation masih tetap menjalankan program dukungan kepada perpustakaan sekolah dengan menyediakan buku-buku bacaan fisik. Hal ini karena masih banyak sekolah-sekolah yang belum mampu melakukan transformasi sistem digital di perpustakaan,” Anastesya Ftaraya dari Wismilak Foundation.
”Wismilak Foundation berkomitmen untuk mendukung perpustakaan sekolah dengan menyediakan bahan bacaan bermutu. Kami yakin dengan gemar membaca para siswa dapat melatih kerja otak untuk berdialog dan belajar melakukan analisis dengan baik. Masih banyak sekolah yang bergantung dengan keberadaan buku-buku fisik, kami tetap mendukung memenuhi kebutuhan tersebut,” kata Anastesya Ftaraya pada press conference event Walk for Autism gelaran Junior Chamber International (JCI) East Java dan Pemkot Batu, di Kantor Inspektorat Provinsi Jawa Timur.
Tahun ini, Wismilak Foundation berencana memberikan dukungan buku bacaan kepada 27 perpustakaan sekolah. Tidak hanya sekolah umum, dukungan juga akan diberikan kepada sekolah inklusi. Selain dukungan berupa buku bacaan fisik, Wismilak Foundation juga akan melanjutkan program literasi digital dengan memberikan pelatihan koding dan robotika kepada sekolah-sekolah di Surabaya dan sekitarnya.
”Untuk program literasi digital tahun ini, Wismilak Foundation melanjutkan kolaborasi dengan Koding Akademi, platform edukasi koding dan robotika yang juga merupakan binaan Wismilak di program Diplomat Success Challenge,” terang Anastesya Ftaraya.
”Pada Maret, Wismilak Foundation dan Koding Akademi sudah mulai melakukan penyaringan untuk sekolah-sekolah yang akan mendapatkan pelatihan koding dan robotika periode 2024. Kami targetkan tahun ini kami bisa menjangkau 18 sekolah. Tidak hanya untuk sekolah umum, kami juga sedang berupaya untuk menjalankan program pelatihan koding ini untuk sekolah inklusi,” jelas dia.
Sebagai awal untuk pendidikan inklusi, Wismilak Foundation memberikan paket belajar koding dan robotika untuk event Walk for Autism di Batu, Jawa Timur, pada 2 April. Event tersebut didukung PKK Kota Batu bekerja sama dengan DWP Inspektorat Jatim dan Pacific Paint.
CEO dan Founder Koding Akademi, AA Gde Rai Adi Putra Sanjaya (Adi) sangat antusias dengan keberlanjutan program Literasi Digital yang dijalankan bersama Wismilak Foundation. Dia menuturkan, koding akademi meyakini bahwa pendidikan memiliki kontribusi besar dalam menyiapkan sumber daya manusia potensial.
”Program pendidikan yang kami lakukan bersama Wismilak Foundation ini merupakan upaya bersama untuk bangsa dalam menyiapkan generasi Indonesia yang kreatif, terampil memiliki kecerdasan digital. Di tahun ke-3 ini, kami juga menyasar sekolah inklusi,” kata Adi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
