
Petugas gabungan dari Polsek dan Koramil Tanggulangin saat mengamankan pikap muat sound system yang digunakan untuk sahur on the road. (Dok Radar Sidoarjo/JPG)
JawaPos.com – Petugas kepolisian dari Polsek Tanggulangin Sidoarjo pada hari Minggu (24/3) dini hari mengamankan belasan pemuda di RT 3/RW 1 tepatnya di depan Masjid Al Abror, Desa Kalidawir dan di Desa Ngaban, Kecamatan Tanggulangin.
Belasan pemuda itu diamankan lantaran mereka melakukan kegiatan sahur on the road (SOTR) dengan menggunakan dua unit mobil pikap yang dilengkapi sound system dan dianggap mengganggu kenyamanan serta ketertiban masyarakat.
Kompol.I.G.P Atma Giri selaku Kapolsek Tanggulangin menyampaikan bahwa pihaknya berhasil mengamankan dua unit pikap dengan nopol W 8597 NA dan W 8608 PC yang telah dipasangi dua unit sound system di atasnya. Kedua pikap itu lantas dibawa ke Mapolsek Tanggulangin untuk diamankan.
Baca Juga: Ide Hidangan Buka Puasa yang Bernutrisi, 3 Resep Minuman Segar Berbahan Dasar Kurma, Menarik Dicoba
Ia mengungkapkan bahwa alasan pengamanan terhadap pikap yang dilengkapi sound system itu karena adanya laporan keresahan dari masyarakat. Hasil pantauan petugas menyimpulkan adanya patrol yang menggunakan sound system untuk membangunkan sahur berpotensi mengganggu kamtibmas.
“Berdasarkan pantauan petugas, penggunaan sound system saat pelaksanaan SOTR berpotensi mengganggu kenyamanan dan menimbulkan gangguan kamtibmas karena terjadi gesekan antar kelompok,” ujarnya seperti dilansir dari Radar Sidoarjo (JawaPos Group).
Belasan pemuda itu diamankan oleh Kapolsek Tanggulangin dan jajaran dengan dibantu pihak Koramil Tanggulangin serta anggota Banser pada sekitar pukul 01.20 WIB dini hari. Setelah diamankan, polisi lalu mendata dan memberi sanksi berupa teguran agar tidak mengulangi perbuatannya tersebut.
Dua unit sound system yang telah diamankan saat ini masih berada di Polsek Tanggulangin. Sementara belasan pemuda yang sempat diamankan kini sudah boleh Kembali ke rumah masing-masing sambal membawa dua pikap yang sebelumnya digunakan mengangkut sound system.
Pihak Polsek Tanggulangin masih akan terus melakukan patroli keamanan di wilayahnya untuk mencegah gesekan di masyarakat ketika sedang mengadakan kegiatan SOTR.
“Jika memakai alat tradisional seperti kentongan dan semacamnya masih diperbolehkan, agar tidak mengganggu istirahat warga lainnya,” pungkas Kapolsek Tanggulangin tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022