
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (tengah) Bersama Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono (ketiga kiri) dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (keempat kanan) saat bertemu warga terdampak gempa. (Antara)
JawaPos.com – Pemerintah saat ini sedang berupaya untuk menangani dampak dari gempa yang terjadi di timur laut Tuban pada hari Jumat (22/3) lalu. Salah satu wilayah yang terdampak parah gempa tersebut adalah Pulau Bawean yang berada di Kabupaten Gresik.
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat ini sudah menginstruksikan untuk memberikan bantuan hingga senilai Rp 60 juta bagi setiap keluarga yang terdampak gempa di Pulau Bawean. Nantinya, uang bantuan tersebut akan digunakan untuk merenovasi rumah warga yang rusak akibat terdampak gempa.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto saat bertemu dengan sejumlah warga di posko pengungsian Suwari, Bawean, Gresik pada hari Minggu (24/3). Menurutnya, setelah masa tanggap darurat di Gresik selesai, maka Langkah selanjutnya adalah memasuki rehabilitasi konstruksi.
“Sesuai instruksi Presiden Jokowi, pemerintah pusat akan memberi bantuan untuk rumah rusak berat akan diganti Rp 60 juta, rusak sedang Rp 30 juta, dan rusak ringan Rp 15 juta,” ujar Kepala BNPB itu seperti dilansir dari Antara.
Sementara itu, ketika ditanya terkait bagaimana penentuan kriteria kerusakan bangunan, ia menjawab bahwa sudah ada petunjuk teknis untuk menentukannya.
“Kalau kami lihat sepintas tadi di jalan banyak yang rusak, mulai rusak ringan hingga berat,” kata dia.
Ia melanjutkan bahwa selama masa tanggap darurat yang telah ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik saat ini, pemerintah akan terus memberikan bantuan berupa makanan siap saji, matras terpal, tenda kecil hingga besar, dan juga minuman.
Karena selama perjalanan menuju posko pengungsian, ia masih melihat banyak warga yang menggunakan tenda biasa sebagai tempat tinggal sementara.
Baca Juga: Apakah Pasanganku Selingkuh? Berikut 6 Hal yang Harus Dilakukan Saat Curiga Pasangan Berselingkuh
“Tendanya kurang baik untuk keluarga, nanti akan kami ganti dengan tenda yang lebih nyaman,” imbuhnya.
Sedangkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur sendiri menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menurunkan tim psikologi untuk membantu menenangkan masyarakat melalui program trauma healing.
“Terkait pendampingan psikologis bagi masyarakat terdampak, kata pak bupati dan pak Pj gubernur nanti malam akan datang tim pendampingan. Termasuk dari TNI-Polri yang juga akan menurunkan tim trauma healing,” ucapnya.
Maka dari itu, ia tetap mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan siap siaga terhadap berbagai kemungkinan lain yang bisa terjadi. Namun, ia juga mengimbau agar masyarakat tidak terlalu panik.
“Masyarakat jangan sampai termakan berita hoaks yang tersebar seperti di awal kemarin, video yang beredar gempa cianjur tapi disebutkan bahwa video itu terjadi di Bawean,” pungkasnya
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022