
DAMAI: Puluhan massa menyampaikan aspirasi di depan Mako Polresta Sidoarjo. (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
JawaPos.com - Puluhan Massa yang mengatasnamakan Aktivis Pergerakan Sidoarjo telah menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Komando Kepolisian Resort Kota Sidoarjo pada Kamis (21/3). Demonstrasi ini bertujuan untuk menyoroti netralitas kepolisian dalam Pemilihan Umum 2024.
Menurut Panatauan JawaPos Radar Sidoarjo, dalam demonstrasi tersebut, para peserta melakukan orasi dan memperlihatkan poster dengan tulisan "Kapolri perlu turun tangan untuk menangkap pihak yang menuduh sirekap dapat diakses".
Ketua Koordinator Aktivis Pergerakan Sidoarjo, Winarno, menjelaskan bahwa mereka merasa perlu mendapatkan klarifikasi terkait pernyataan mantan Wakapolri, Komjen (Purn) Oegroseno, yang menyebut bahwa beberapa kepolisian daerah memiliki akses ke aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU), serta kemampuan untuk mengisi formulir C1 dari kantor polisi.
"Kami di sini bermaksud mempertanyakan terkait pernyataan mantan Wakapolri (Komjen Purn Oegroseno) yang katanya Polri memiliki akses Sirekap. Maka atas hasil pengumuman KPU pusat semalam, maka kita mempertanyakan benar atau tidak pernyataan itu," jelasnya.
Usai memberikan orasi, perwakilan massa akhirnya ditemui oleh Kepala Kepolisian Resort Kota Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing.
Tobing membantah klaim bahwa Polresta Sidoarjo memiliki akses ke aplikasi sirekap atau formulir C1. Menurutnya, tugas kepolisian hanya berkaitan dengan pengamanan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
"Kami pastikan bahwa kami tidak menjadi bagian ataupun tidak terlibat dalam hal itu. Kita sama-sama ketahui, bahwa itu adalah tugas dari KPU," tegasnya.
Secara spesifik terkait dengan data atau perhitungan, aplikasi sirekap, atau hasil perhitungan, pihaknya tidak memiliki akses.
"Kami pastikan bahwa tidak ada data itu di Polresta Sidoarjo," tegasnya.
Setelah menerima penjelasan tersebut, Winarno mengungkapkan rasa puasnya. Apa yang mereka tuntut dalam demonstrasi telah dijawab.
"Apa yang kita demonstrasi kan, sudah dijawab, artinya kita sudah mendapat jawaban," ujarnya.
Hal ini menunjukkan bahwa demonstrasi tersebut telah mencapai tujuannya dalam memperoleh klarifikasi atas isu yang diperjuangkan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
