Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Maret 2024 | 15.13 WIB

Belasan Sepeda Motor dan 1 Mobil Mogok Usai Isi BBM di SPBU Randugunting Semarang, Ini Dugaan Penyebabnya

Beberapa sepeda motor yang masih diperbaiki karena mogok usai mengisi BBM di SPBU Randugunting Semarang. - Image

Beberapa sepeda motor yang masih diperbaiki karena mogok usai mengisi BBM di SPBU Randugunting Semarang.

JawaPos.com - Sebanyak 17 sepeda motor dan satu mobil pikap mogok usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite di SPBU Randugunting, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang pada Senin (4/3). Diduga bahan bakar jenis pertalite tercampur air saat pengisian.

Salah satu warga Bawen, Rohmad mengaku kaget ketika motor miliknya tiba-tiba mogok setelah mengisi pertalite. Ia mengaku sebelum mengisi BBM di SPBU tersebut, motor miliknya tidak terjadi apa-apa dan dalam kondisi normal.

"Tiba-tiba saat keluar dari SPBU sampai Pasar Merakmati, kendaraan saya tersendat-sendat hingga mogok," ungkap Rohmad dilansir dari Radar Semarang (Jawa Pos Group).

Tidak hanya Rohmad yang motornya mogok. Ternyata banyak motor yang mogok setelah melakukan pengisian bahan bakar jenis pertalite di SPBU tersebut. "Padahal saya mau berangkat kerja ke Salatiga dan keburu-buru takut telat, akhirnya tidak jadi kerja karena motor mogok," jelas warga lain.

Akhirnya para pengendara yang motornya mengalami mogok kembali ke SPBU Randugunting untuk meminta pertanggungjawaban. Mereka juga meminta untuk diperbaiki agar kembali normal dan tidak mogok.

Atas kejadian tersebut, pihak SPBU Randugunting bertanggung jawab memperbaiki sepeda motor yang mogok. Pihak SPBU memanggil bengkel untuk menguras bahan bakar yang tercampur air dan tambahan ganti rugi bagi pengendara yang tidak bisa masuk kerja.

"Kejadian tadi pagi sekitar pukul 07.30 pagi saat isi BBM saat itu tidak terjadi apa-apa kegiatan seperti biasa," kata Pengawas SPBU Q44.505.05 Randugunting, Faturokhim.

Terdapat 17 sepeda motor dan satu mobil pikap mengalami mogok akibat bahan bakar jenis pertalite tercampur air. Ia juga melihat banyak pengendara yang kembali ke SPBU dengan mendorong sepeda motor yang mogok.

"Setelah saya tanya karena apa, ternyata kendaraannya mogok karena diduga saat mengisi bahan bakar jenis pertalite tercampur air," jelas Faturokhim.

Pihak SPBU kemudian mengganti rugi bahan bakar dan memberikan kompensasi kepada konsumen yang tidak bisa berangkat bekerja. Selain itu, SPBU bertanggung jawab dengan mendatangkan bengkel untuk memperbaiki sepeda motor yang mogok.

Faturokhim menyebutkan kejadian tersebut diduga kebocoran pada pipa dari tangki pengisian pertalite. Sehingga bahan bakar pertalite tercampur dengan air. "Kami langsung menutup SPBU untuk sementara dan kami memanggil teknisi dari pusat untuk segera di perbaiki," pungkas Faturokhim.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore