
Deretan reklame Gudang Garam terpasang di Jalan PB Sudirman, Kabupaten Kediri
JawaPos.com - Keberadaan Bandara Internasional Dhoho di Kabupaten Kediri sepertinya bakal mendongkrak pendapatan daerah. Setidaknya dari reklame di bandara saja diperkirakan bisa menyumbang Rp 97 juta.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kediri Eko Setiyono yang menyebut bahwa pihaknya sudah mendeteksi puluhan reklame baru di kawasan bandara.
"Sekarang masih di tahap perizinan SLF (sertifikat laik fungsi, Red)," kata Eko seperti dikutip dari Radar Kediri (Jawa Pos Group), Kamis (22/2).
Setelah izin sertifikat laik fungsi keluar, Pemkab Kediri baru akan mengenakan pajak terhadap pemasangan reklame yang ada di kawasan Bandara Internasional Dhoho tersebut.
"Sekarang belum masuk ranah bapenda," lanjut Eko.
Meskipun reklame bandara yang sudah terpasang tersebut belum mengantongi izin, Eko mengaku bisa memakluminya karena menurutnya Gudang Garam tergolong wajib pajak yang patuh.
"Gudang Garam relatif mudah penagihan pajaknya karena perusahaan besar," lanjutnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan bahwa PT Surya Dhoho Investama (SDhI) sudah mengajukan perizinan bangunan dan gedung (PBG) di sistem informasi manajemen bangunan gedung (SIMBG).
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Kediri Agus Sugiarto saat dikonfirmasi terkait hal tersebut menyebutkan bahwa dirinya masih akan melakukan pengecekan.
"Nanti saya cek dulu," kata Agus.
Terutama terkait kekurangan berkas yang harus dilengkapi oleh PT SDhI, Agus mengaku masih akan meneliti terlebih dulu.
"Nanti dulu. Belum bisa memberi penjelasan kalau sekarang. Harus dicek dulu," lanjutnya.
Berdasarkan pantauan koran ini, terdapat puluhan reklame PT Gudang Garam yang terpasang di sisi kanan dan kiri Jl PB Sudirman hingga di akses jalan menuju bandara bandara lainnya.
Papan reklame yang lebih besar didapati di kawasan bandara, terutama di depan drop zone dan di gerbang masuk ke Bandara Internasional Dhoho.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
