
Tim gabungan dari Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada 1 dan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten mengevakuasi truk jatuh ke laut di dermaga 5 Pelabuhan Merak. Mansur/Antara
JawaPos.com–Tim gabungan dari Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada 1 dan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten mengevakuasi truk jatuh ke laut di Dermaga 5 Pelabuhan Merak.
”Kami mengerahkan sebanyak 11 personel untuk mengevakuasi truk pengangkut semen jatuh ke laut,” kata Komandan Dislambair Mayor Laut Aang Zaenal Mutaqin seperti dilansir dari Antara di Merak.
Tim gabungan melakukan penyelaman dengan melibatkan sebanyak 11 personel untuk survei ke bawah laut agar dapat dilakukan evakuasi pengangkatan bangkai truk. Truk pengangkut semen itu terjatuh ke laut di Dermaga 5 Pelabuhan Merak, Rabu (28/12) malam, hingga Jumat (29/12) belum dilakukan evakuasi pengangkatan.
Tim gabungan bekerja keras agar secepatnya bangkai truk bisa terangkat ke darat. ”Semua personel penyelam memiliki kemampuan khusus di bawah laut,” terang Aang Zaenal Mutaqin.
Menurut dia, penyelaman itu dilakukan bergantian dengan pola empat personel diterjunkan langsung survei ke bawah laut dan sisanya sebagai cadangan. Apabila personel sudah mengalami kelelahan, tenaga cadangan kembali menyelam melakukan survei ke bawah laut.
”Kami akan berusaha untuk mengevakuasi truk yang tenggelam di dermaga itu,” ucap Aang Zaenal Mutaqin.
Pengangkatan truk pengangkut semen yang jatuh ke laut itu, papar dia, pertama-tama melakukan survei terlebih dahulu. Setelah itu, dilakukan rencana kerja berikutnya untuk mengevakuasi truk.
”Kami berharap kondisi alam normal dan mendukung agar evakuasi truk pengangkut semen berjalan lancar,” tutur Aang Zaenal Mutaqin.
Sementara itu, operator Pelabuhan Merak berharap pengangkatan bangkai truk semen bisa segera dilakukan agar Dermaga 5 kembali dioperasikan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan penumpang liburan Tahun Baru 2023 yang menyeberang menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno menjelaskan, pada saat pemuatan, truk tersangkut di rampdoor akibat ban serep tersangkut. Truk yang bermuatan semen tersebut diduga over dimension dan over loading (ODOL).
”Saat pengambilan ban serep karena alur cukup kencang mengakibatkan gardan truk patah. Sesudah kejadian usaha evakuasi telah dilakukan dengan menggunakan mobil derek dan menarik dengan truk lain, namun karena truk dalam keadaan terjepit evakuasi tidak berhasil,” jelas Hendro.
Dia menyampaikan, pada pukul 22.38 WIB (28/12) truk tersebut tercebur ke laut. Namun demikian dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
