Jenazah korban saat akan dievakuasi dari lokasi kejadian. (Radar Surabaya)
JawaPos.com - Seorang pekerja di Jalan Nginden Semolo, Surabaya, ditemukan telah meninggal dunia pada pagi hari Selasa (20/2). Korban diduga meninggal akibat kelelahan dan kemungkinan memiliki penyakit bawaan.
Dikutip dari Radar Surabaya (JawaPos Grup) Rabu (21/2), identitas korban adalah Yusuf Efendi, seorang pria berusia 46 tahun, berasal dari Pengantingan, Banyuwangi, yang ditemukan tewas di depan kantor tempatnya bekerja di Ruko Manyar Garden, Surabaya.
Yusuf Efendi, seorang pria salesman paruh baya, diyakini mengalami batuk darah dan akhirnya tertidur hingga akhirnya ditemukan telah meninggal dunia di tempat kejadian.
"Ada petugas keamanan ruko melihat korban muntah tapi mengeluarkan darah. Kemudian langsung terlentang di depan kantor," terang Made.
Kapolsek Sukolilo, Kompol I Made Patera Negara, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan tentang kematian seseorang di Nginden Semolo dan segera menuju lokasi kejadian.
Petugas menemukan korban terbaring di depan kantornya dalam keadaan tidak sadar.
"Saat tim medis memeriksanya, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Akhirnya, kami evakuasi ke rumah sakit," ujar Kompol I Made Patera Negara, kemarin.
Dia menjelaskan bahwa salah satu saksi yang juga rekan kerja korban memberikan keterangan bahwa Yusuf Efendi masuk ke kantor seperti biasa pada pagi itu.
Korban bekerja sebagai sales penjualan atap galvalum. Saat bekerja tiba-tiba, dia merasa tidak enak badan.
Setelah itu, korban keluar kantor karena izin. Ketika berada di luar, korban duduk di depan kantor dan muntah. Kondisinya semakin lemah.
"Ada petugas keamanan ruko melihat korban muntah tapi mengeluarkan darah. Kemudian langsung terlentang di depan kantor," terang Made.
Dugaan sementara adalah bahwa korban meninggal dunia karena sakit yang dideritanya.
Saat diperiksa oleh tim dokter, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ini menunjukkan bahwa kematian korban wajar.
"Keluarga korban juga sudah berada di rumah sakit. Pihak keluarga langsung membawa korban ke Banyuwangi untuk dimakamkan," kata Made.