Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Februari 2024 | 20.10 WIB

Banjir di Musim Hujan Hantui Gelora Ahmad Yani Mojokerto yang Belum Punya Saluran Air, Berikut Langkah dari Pihak PUPR

GELORA: Warga berolahraga di Stadion A.Yani Kota Mojokerto kemarin. Pemerintah berencana membangun saluran air tahun ini. (Sofan Kurniawan/JPRM) - Image

GELORA: Warga berolahraga di Stadion A.Yani Kota Mojokerto kemarin. Pemerintah berencana membangun saluran air tahun ini. (Sofan Kurniawan/JPRM)

JawaPos.com - Gelora Ahmad Yani Kota Mojokerto rawan tergenang air saat terjadi hujan deras. Tahun ini Pemerintah Kota Mojokerto bakal menyentuh pekerjaan fisik untuk membenahi saluran air di dalam arena olahraga.

Dilansir dari Radar Mojokerto pada Selasa (20/2), Kepala Dinas PUPR Kota Mojokerto, Muraji mengatakan hujan lebat pada Sabtu (18/2) kemarin sempat mengakibatkan lintasan terendam.

Meski telah dibuatkan saluran air, namun karena terjadi sumbatan terjadi genangan air dan banjir hingga sejam lebih.

"Kebetulan material-materialnya ada sebagian yang belum dibersihkan secara tuntas, sehingga mengalami penyumbatan," ujarnya kepada Radar Mojokerto

Menurutnya permasalahan tersebut sudah telah langsung tertangani. Namun diakuinya gelanggang olahraga yang belakangan ramai dimanfaatkan runners tersebut masih rawan tergenang saat hujan deras.

Sehingga tahun ini Gelora Ahmad Yani akan kembali disentuh pekerjaan fisik. Salah satunya menyasar peningkatan saluran.

"Nanti kita sempurnakan lagi saluran untuk penanganan jangka panjangnya," jelasnya

Tahun ini Dinas PUPR mengalokasikan anggaran sekitar Rp 870 juta. Menurutnya pekerjaan lanjutan ini akan direalisasikan untuk melengkapi prasarana di gelora yang menjadi kandang Persem Mojokerto FC ini.

"Di pinggir lapangan nanti kita buatkan drainase dan saluran tembusan keluar. Sehingga dalam arena olahraga itu, begitu hujan bisa surut dengan waktu yang tidak terlalu lama," ucapnya.

Saat ini, Muraji bersama Dinas PUPR tengah memproses perencanaan proyek yang ditarget rampung dua pekan mendatang. Untuk mempercepat pengadaan paket pekerjaan akan diajukan melalui e-katalog konstruksi.

"Sekitar dua minggu lagi sudah siap untuk kita e-katalog kan." tutupnya

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore