Bus Damri menawarkan tarif ekonomis untuk penumpang (foto: Instagram @egisetyanugraha)
JawaPos.com - Bagi masyarakat Pacitan atau Trenggalek yang mengalami kesulitan untuk memiliki akses menuju stasiun kereta api di Tulungagung, bus DAMRI bisa menjadi salah satu alternatif yang wajib untuk dicoba.
Tidak tanggung-tanggung, bus DAMRI dengan tujuan Tulungagung-Pacitan ini menawarkan tarif yang cukup ekonomis untuk para penumpang.
Selain tarif ekonomis, para penumpang juga bisa menikmati Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung-Pacitan dengan mudah dan murah.
Dinas Perhubungan Tulungagung, Sujarmani mengatakan bahwa tarif bus Damri hanya berkisar Rp 18-20 ribu saja.
"Kami konfirmasi dari Damri sendiri tarifnya akan bersifat flat. Jauh dekat nanti akan dikenakan 18 sampai 20 ribu saja," tuturnya, dikutip dari Radar Tulungagung (Jawa Pos Group), Jumat (16/2).
Jika dibandingkan dengan harga tarif bus lainnya, harga Rp 18-20 ribu terbilang cukup murah. Di mana tarif bus umumnya sekitar Rp 25 ribu.
Sedangkan untuk perjalanan bus DAMRI sendiri dari Tulungagung ke Pacitan akan dimulai dari titik lokasi stasiun Tulungagung.
Hal tersebut dapat memudahkan penumpang yang turun dan hendak melanjutkan perjalanan ke Trenggalek/Pacitan sehingga akan lebih mudah.
Dalam setiap bus akan diisi dengan kapasitas 14 orang agar semua penumpang mendapatkan kursi.
Sehingga para penumpang tidak perlu khawatir karena tiket bus DAMRI saat ini dapat dipesan secara online melalui platform DAMRI Apps.
Dengan adanya aplikasi tersebut diharapkan masyarakat akan jauh lebih mudah dalam melakukan proses transaksi pembelian tiket.
Sehingga tidak akan ada keluhan tidak mendapatkan tiket yang diinginkan karena kapasitas terbatas.
Corporate Secretary Damri, Akhmad Zulkifli mengatakan bahwa beberapa waktu lalu perubahan DAMRI telah melakukan pembaruan pada aplikasi pemesanan tiket, yakni DAMRI Apps.
"Tujuannya agar lebih efektif melayani transaksi para pelanggan secara online, dengan menghadirkan beberapa fitur baru yang dapat pelanggan gunakan di dalam Damri Apps, seperti fitur jadwal operasional, pemesanan tiket, dan transaksi pembayaran," ujarnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
