Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Februari 2024 | 20.09 WIB

Unik! Selain Bertemakan Hari Valentine, Seluruh Petugas TPS di Buleleng Bali Merupakan Perempuan

Suasana persiapan TPS Perempuan atau TPS 7 di Kelurahan Kampung Kajanan. Di TPS ini, KPPS, linmas, sampai polisi merupakan perempuan. (Foto Junior)

JawaPos.com –  Meriahkan puncak pesta demokrasi 2024, Tempat Pemungutan Suara (TPS) 7 di Kelurahan Kampung Kajanan, Buleleng, Bali, suguhkan suasana unik nan berbeda.

Selain mengusung tema valentine, seluruh petugas mulai dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), pengawas TPS, hingga polisi yang bertugas adalah perempuan.

Dilansir Radar Buleleng (JawaPos Grup), pada Rabu (14/2), berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (13/2), KPPS di TPS 7 ini tampak menyiapkan segala keperluan untuk membuat TPS.

Seperti halnya laki-laki, perempuan-perempuan tangguh ini juga mengerjakan pekerjaan yang terbilang berat, seperti mengangkat meja hingga naik turun tangga untuk memasang pernak-pernik aksesoris.

Selain karena petugasnya yang secara keseluruhan merupakan seorang perempuan, ada hal lainnya yang unik di TPS ini. Dimana, tema yang diambil di TPS ini adalah Hari Kasih Sayang atau Hari Valentine.

Ketua KPPS TPS 7, Yeni Rahmawati membenarkan hal tersebut. Ia menambahkan, bahwa dekorasi di TPS ini mengambil tema Hari Kasih Sayang atau Hari Valentine yang jatuh pada Rabu (14/2) bertepatan dengan puncak Pemilu 2024.

“Nuansa TPS, karena bulan Februari itu identik dengan Hari Kasih Sayang atau Hari Valentine, jadi TPS ada nuansa pink,” katanya ditemui di sela-sela persiapan pembuatan TPS pada Selasa (13/2) sore.

Meski tidak menyediakan hadiah tambahan dalam bentuk coklat untuk para pemilih di TPS 7, Yeni menjawab pihaknya menyemarakkan TPS 7 ini dengan nuansa warna merah muda ala cinta-cinta-an.

“Aksesoris disiapkan secara mandiri oleh teman-teman KPPS di sini. Kami diberikan anggaran oleh KPU Buleleng untuk operasional TPS,” sambungnya.

Disisi lain, Lurah Kampung Kajanan, I Ketut Sudarsana mengaku perekrutan KPPS di wilayahnya susah-susah gampang. Terlebih menjadi KPPS tentu harus siap mental dan moral, apalagi semuanya merupakan perempuan.

Lebih lanjut, Sudarsana menyebut rata-rata anggota KPPS di TPS 7 ini berusia di bawah 50 tahun. Mereka juga berasal dari beragam latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga, guru, hingga mahasiswa.

“Perekrutan dibilang susah ya susah, karena ini khusus wanita. Susahnya karena cari yang mau. Karena di satu sisi mereka harus siap mental dan moral. Tumben ada TPS Perempuan,” katanya ditemui di TPS 7.

Untuk diketahui, di Kelurahan Kampung Kajanan ini tercatat ada 14 TPS dengan total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 3.833 pemilih. Untuk di TPS 7 yang merupakan TPS Wanita, tercatat DPT-nya sebanyak 277 pemilih. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore