Suasana persiapan TPS Perempuan atau TPS 7 di Kelurahan Kampung Kajanan. Di TPS ini, KPPS, linmas, sampai polisi merupakan perempuan. (Foto Junior)
JawaPos.com – Meriahkan puncak pesta demokrasi 2024, Tempat Pemungutan Suara (TPS) 7 di Kelurahan Kampung Kajanan, Buleleng, Bali, suguhkan suasana unik nan berbeda.
Selain mengusung tema valentine, seluruh petugas mulai dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), pengawas TPS, hingga polisi yang bertugas adalah perempuan.
Dilansir Radar Buleleng (JawaPos Grup), pada Rabu (14/2), berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (13/2), KPPS di TPS 7 ini tampak menyiapkan segala keperluan untuk membuat TPS.
Seperti halnya laki-laki, perempuan-perempuan tangguh ini juga mengerjakan pekerjaan yang terbilang berat, seperti mengangkat meja hingga naik turun tangga untuk memasang pernak-pernik aksesoris.
Selain karena petugasnya yang secara keseluruhan merupakan seorang perempuan, ada hal lainnya yang unik di TPS ini. Dimana, tema yang diambil di TPS ini adalah Hari Kasih Sayang atau Hari Valentine.
Ketua KPPS TPS 7, Yeni Rahmawati membenarkan hal tersebut. Ia menambahkan, bahwa dekorasi di TPS ini mengambil tema Hari Kasih Sayang atau Hari Valentine yang jatuh pada Rabu (14/2) bertepatan dengan puncak Pemilu 2024.
“Nuansa TPS, karena bulan Februari itu identik dengan Hari Kasih Sayang atau Hari Valentine, jadi TPS ada nuansa pink,” katanya ditemui di sela-sela persiapan pembuatan TPS pada Selasa (13/2) sore.
Meski tidak menyediakan hadiah tambahan dalam bentuk coklat untuk para pemilih di TPS 7, Yeni menjawab pihaknya menyemarakkan TPS 7 ini dengan nuansa warna merah muda ala cinta-cinta-an.
“Aksesoris disiapkan secara mandiri oleh teman-teman KPPS di sini. Kami diberikan anggaran oleh KPU Buleleng untuk operasional TPS,” sambungnya.
Disisi lain, Lurah Kampung Kajanan, I Ketut Sudarsana mengaku perekrutan KPPS di wilayahnya susah-susah gampang. Terlebih menjadi KPPS tentu harus siap mental dan moral, apalagi semuanya merupakan perempuan.
Lebih lanjut, Sudarsana menyebut rata-rata anggota KPPS di TPS 7 ini berusia di bawah 50 tahun. Mereka juga berasal dari beragam latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga, guru, hingga mahasiswa.
“Perekrutan dibilang susah ya susah, karena ini khusus wanita. Susahnya karena cari yang mau. Karena di satu sisi mereka harus siap mental dan moral. Tumben ada TPS Perempuan,” katanya ditemui di TPS 7.
Untuk diketahui, di Kelurahan Kampung Kajanan ini tercatat ada 14 TPS dengan total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 3.833 pemilih. Untuk di TPS 7 yang merupakan TPS Wanita, tercatat DPT-nya sebanyak 277 pemilih.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
