
Perwakilan Rumah Sakit Sentosa (tengah) didampingi pengacaranya (kanan) serta ibu Siti usai kesepakatan damai di Polres Bogor terkait kasus bayi tertukar.
JawaPos.com - Kasus bayi tertukar yang sempat menghebohkan publik di Bogor berakhir damai. RS Sentosa di Kemang menyepakati perdamaian dengan orang tua korban bayi tertukar.
Kesepakatan damai kasus bayi tertukar ini dihasilkan dari negosiasi yang dilakukan di Polres Bogor pada Rabu (7/2/2024). Negosiasi dihadiri Siti dan Dian selaku ibu dari bayi tertukar, serta perwakilan dari RS Sentosa. Siti mengatakan sudah tidak lagi mempermasalahkan kasus bayinya ini.
“Saya ingin yang terbaik, namanya juga manusia tidak luput dari kesalahan, sudah ada dari lubuk hati saya yang terdalam saya menerima, mengikhlaskan bahwa kita ingin berdamai dengan semua pihak,” kata Siti.
Namun demikian, ia meminta agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Pihak RS harus memperhatikan SOP untuk mengantisipasi kejadian seperti ini.
“Mudah-mudahan (Rumah Sakit Sentosa) jangan sampai terjadi kejadian seperti yang menimpa saya, semoga berjalan, semoga ramai ke depannya, SOP nya juga membaik,” harap Siti seperti dilansir Radar Bogor (Jawa Pos Group).
Sementara itu, pengacara RS Sentosa, Syamsul Jahidin menuturkan perdamaian yang saat ini terjadi ditempuh lewat restoratif justice. Ini atas inisiatif Polres Bogor yang menjembatani antara pihak RS dan keluarga bayi.
“Terkait pemanggilan, kami berterima kasih kepada Bapak Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro karena sudah menjembatani proses perkara ini dari awal hingga saat ini yang dilakukan secara humanis dan baik dari kepolisian,” tutur Syamsul.
Dengan adanya perdamaian yang dicapai, membuat kasus bayi tertukar resmi ditutup. Dia menyebut pihak RS telah memohon maaf kepada korban atas kejadian ini.
“InsyaAllah kasus bayi tertukar di Bogor ditutup selesai, karena ini proses administratif saja, dua ibu ini sudah bertemu pihak rumah sakit, saya juga mewakili pihak rumah sakit meminta maaf sebesarnya atas kejadian ini,” ungkapnya.
Adapun Direktur RS Sentosa, Margaretha berteri makasih kepada korban atas penyelesaian kasus ini. Perdamaian dinilai sebagai tanda kebesaran hati dari Siti dan Dian sebagai ibu korban bayi tertukar.
“Kami sesalkan dan kami minta maaf dengan kebesaran hati dari Ibu Siti, Ibu Dian, kami berteri makasih sehingga perdamaian ini dapat dituntaskan,” ucapnya.
Menurutnya, RS Sentosa juga memberikan kompensasi berupa uang kerohiman untuk keluarga Siti dan Dian. Namun Ia enggan membeberkan nilai kompensasi.
“Tentunya dari sejak awal kasus ini kami ketahui kami sudah melakukan langkah-langkah perbaikan dan kita juga tidak lepas dari pembinaan dari instansi terkait dari Dinkes, Kemenkes yang memonitor perbaikan-perbaikan rumah sakit,” ujar Margaretha.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
