Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Februari 2024 | 21.54 WIB

Pupuk Subsidi Sulit Didapat, Mahasiswa KKN Undip Beri Alternatif Pupuk Organik Padat Berbahan Dasar Limbah Rumah Tangga

Mahasiswa KKN Undip Tim 1 2023/2024 saat demo pembuatan pupuk organik padat berbahan dasar limbah rumah tangga di Desa Wonosari, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. - Image

Mahasiswa KKN Undip Tim 1 2023/2024 saat demo pembuatan pupuk organik padat berbahan dasar limbah rumah tangga di Desa Wonosari, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.

JawaPos.com–Mahasiswa KKN Undip Tim 1 2023/2024 di Desa Wonosari, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, melaksanakan demonstrasi pembuatan pupuk organik padat berbahan dasar limbah rumah tangga. Kegiatan itu diselenggarakan di Dusun Doplang, Desa Wonosari, beberapa waktu lalu.

Acara dihadiri para petani di Dusun Doplang. Dalam kegiatan itu, para mahasiswa menjelaskan kepada petani tentang pupuk organik padat dan demonstrasi pembuatan pupuk. Kegiatan itu dilatarbelakangi keluhan petani di Desa Wonosari terkait sulitnya mendapatkan pupuk subsidi dan mahalnya harga pupuk.

”Iya benar, pupuk sekarang memang lagi sulit didapat, harganya juga lagi mahal jadi petani kesulitan untuk mendapatkan pupuk,” ungkap Lestari, anggota kelompok tani.

Hal itu mendorong mahasiswa KKN di Desa Wonosari untuk membuat alternatif pupuk dengan pupuk organik padat berbahan dasar limbah rumah tangga. Pupuk organik itu memanfaatkan limbah rumah tangga yang sudah tidak dipakai seperti sisa sayur, cangkang telur, kulit buah, dan kulit bawang.

Pupuk organik padat yang didemonstrasikan kepada petani merupakan hasil uji coba yang telah dilakukan mahasiswa KKN dengan didekomposisi selama 1 bulan. Pupuk itu merupakan salah satu alternatif karena bahan yang mudah didapatkan dan harga yang lebih ekonomis. Limbah rumah tangga seperti cangkang telur, sisa sayuran, kulit buah, kulit bawang, dan sisa bahan yang berasal dari tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan pupuk organik padat.

Pupuk organik padat itu berfungsi untuk meningkatkan unsur hara tanah. Sehingga, meningkatkan kesuburan tanaman.

Pupuk itu memiliki fungsi yang sama dengan pupuk NPK yang saat ini sedang sulit didapatkan dan harga yang lebih mahal. Pupuk organik padat tersebut juga lebih ramah lingkungan karena berbahan dasar alami. Sehingga, sedikit menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.

Demonstrasi pupuk organik padat yang dibuat mahasiswa KKN itu menarik perhatian masyarakat yang merupakan para petani. Dalam sesi tanya jawab, para petani aktif bertanya terkait pembuatan dan penggunaan pupuk apabila digunakan di lahan mereka. Adanya demonstrasi itu diharapkan mampu membantu masyarakat mendapatkan alternatif pengganti pupuk bersubsidi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore