Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 September 2022 | 03.54 WIB

Kelezatan Rajungan Lamongan. 1.000 Porsi Ludes Diserbu Pengunjung

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Tidak hanya komoditas bandeng. Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memiliki potensi besar makanan laut (seafood). Salah satu di antaranya rajungan. Untuk mempromosikan potensi itu, Selasa (13/9) tergelar Festival Gandrung Rajungan. Bertempat di Wisata Bahari Lamongan (WBL), Tanjung Kodok, Paciran.

Festival Gandrung Rajungan tersebut boleh menjadi yang terbesar. Betapa tidak, sebanyak 1.000 porsi kuliner rajungan yang disediakan panitia habis. Tak bersisa. Dalam hitungan menit. Ribuan pengunjung yang datang bukan hanya warga Lamongan saja. Banyak juga pengunjung dari luar kota. Dari Kota Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Tuban, Mojokerto, hingga Malang.

Rajungan itu beda dengan kepiting. Baik warna, bentuk, jumlah daging, dan ketahanan. Beberapa ahli juga menyebut, kadar protein di dalam rajungan terbilang lebih tinggi dari kepiting. Selain itu, rajungan juga rendah lemak dan kolesterol. Beragam ukuran itu dimasak bumbu kare khas Lamongan.

’’Rasanya maknyus. Agak pedas-pedas tapi terasa nikmat sekali,’’ kata Maharani, salah seorang pengunjung asal Surabaya.

Memang, selama ini wilayah utara Lamongan dikenal dengan kuliner khas kare rajungan. Bahan-bahan yang dipakai biasanya terdiri atas serai, lengkuas, daun salam, daun jeruk, gula, garam, bawang horeng, serta santan kelapa. Nah, rajungan setenga matang siap dimasukkan di dalam kuah kare yang menghangat.

‘’Saat kuah mendidik, aduk kuah pelan-pelan agar hasilnya bagus atau kuahnya tidak blondo. Selesai mendidik, kare rajungan diangkat dan siap disajikan,’’ ungkap warga.

Photo



Selain menyuguhkan 1.000 porsi rajungan gratis bagi pengunjung, di Festival Gandrung Rajungan itu juga disemarakkan dengan event lain. Mulai lomba rajungan terbesar, bazar UMKM produksi badan usaha milik desa (BUMDes) di wilayah Kecamatan Paciran, hingga helaran seni dan budaya, serta parade jajanan khas Paciran.

Menurut Camat Paciran Agus Hendrawan, Festival Gandrung Rajungan 2022 ini juga untuk mempromosikan potensi dan keunggulan masing-masing desa/kelurahan di Paciran. ‘’Makanya kami adakan bazar BUMDes ini dalam rangka untuk memamerkan produk unggulan, potensi wilayah di Kecamatan Paciran,’’ ujarnya seperti dilansir Jawa Pos Radar Lamongan.

Agus menjelaskan, rajungan menjadi produk terbanyak dari perairan laut di Paciran. Karena itu, rajungan dijadikan ikon acara. Harapannya, ke depan produk unggulan bisa dipasarkan lebih meluas. ‘’Potensi-potensi desa, termasuk wisata, semakin dikunjungi banyak orang,’’ katanya.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi berterima kasih atas inisatif para nelayan dan BUMDes di wilayah Kecamatan Paciran. Dengan sinergisitas mereka, sehingga tergelar Festival Gandrung Rajungan Megilan 2022. ’’Dengan festival ini harapannya semakin bisa meningkatkan UMKM di Kabupaten Lamongan,’’ ujarnya.

Yuhronur mengungkapkan, selama ini rajungan memang sangat melimpah di Kecamatan Paciran, selain ikan pindang. Nah, komoditas atau hasil laut itu dapat diolah semakin kreatif dan inovatif sehingga menambah nilai jual.

‘’Saya sudah melihat di pameran tadi. ‘’Bahkan kita juga numbasi. Ini tentu yang kita maksudkan, bagaimana festival-festival seperti ini bisa mengungkit perekonomian di masyarakat,’’ paparnya.

Dengan demikian, lanjut dia, UMKM dapat bergerak kembali. Apalagi di saat hari-hari ini, ketika harga BBM naik yang tentu berimbas terhadap perkembangan harga. ’’Kita inginkan ada geliat ekonomi sebagai upaya antisipasi kelesuan masyarakat dan kelesuan ekonomi, bisa kita atasi bersama-sama,’’ ungkap Pak Yes, panggilan akrab Yuhronur.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore