Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Februari 2024 | 18.37 WIB

Apel Pasukan Pengamanan Pemilu 2024, Gubernur Khofifah Ingatkan ASN Netral demi Pemilu Aman, Damai, dan Kondusif

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Apel Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024, Kamis (1/2). - Image

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Apel Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024, Kamis (1/2).

JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Apel Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024 di Lapangan Makodam V Brawijaya, Kamis (1/2).

Apel yang dipimpin Panglima Kodam V Brawijaya dan dihadiri Kapolda Jatim, Panglima Koarmada II Surabaya, Panglima Divisi Infanteri II/Kostrad dan Komandan Landasan Udara Abdulrachman Saleh Malang. Gubernur Khofifah menyampaikan pentingnya peran pengamanan dan sinergi Forkopimda dalam upaya mewujudkan Pemilu 2024 yang aman, damai, dan kondusif.

”Sinergi, kolaborasi juga sangat penting untuk bersama-sama kita bangun guna menciptakan kewaspadaan bersama untuk menyukseskan Pemilu 2024 di Jawa Timur yang aman, damai, nyaman dan kondusif,” kata Khofifah.

Sebanyak 18.287 pasukan telah disiagakan untuk mengamankan 118.708 TPS (Tempat Pemungutan Suara) di seluruh penjuru Jawa Timur. ”Ini makin memperkuat seluruh kerja keras baik KPU dan masyarakat. Pengamanan dari TNI/Polri memperkuat optimisme kami bahwa Pemilu 2024 akan berjalan dengan damai dan kondusif,” tegas Khofifah.

Khofifah mengingatkan seluruh ASN di Provinsi Jatim untuk menjaga netralitas di tengah pesta demokrasi. Netralitas ASN harus dijaga hingga lapisan terbawah.

”Sosialisasi kaitan netralitas hingga sampai tingkat desa, optimalkan tiga pilar dan forum keagamaan serta masyarakat yang lain. Sebab, peran informal leader juga sangat penting dalam mewujudkan pemilu damai,” tandas Khofifah.

Sementara itu, Panglima Kodam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Rafael Granada Baay yang membacakan amanat Panglima TNI menyampaikan bahwa sebagai prajurit TNI harus mampu menjaga integritas dan profesionalitas. TNI memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga kelancaran dan keamanan pelaksanaan pemilu dalam menghadapi tugas pengamanan pemilu.

”Tantangan yang kita hadapi tidak mudah. Kita harus mampu menjaga netralitas, profesionalitas dan integritas. Sebagai prajurit TNI kita harus senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi keadilan dan kebhinnekaan di tengah perkembangan dinamika sosial dan politik yang semakin kompleks,” kata Rafael Granada Baay.

”Kita harus memastikan bahwa proses pemilu berlangsung dengan damai, aman, dan tertib sehingga ketertiban dapat terwujud dengan baik. Saya juga mengajak seluruh prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme kedisiplinan dan kemampuan teknis dalam melaksanakan tugas pengamanan,” jelas Rafael Granada Baay.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore