
Elwizan Aminudin, dokter gadungan yang pernah bekerja di PSS Sleman dan Timnas Indonesia (Radar Jogja/Jawa Pos Group)
JawaPos.com – Pada Rabu (24/1), Satreskrim Polresta Sleman menangkap Elwizan Aminudin di Cibodas, Kota Tangerang. Elwizan Aminudin merupakan seorang buronan yang berhasil melarikan diri dari kejaran polisi selama dua tahun.
Sebab, dia telah melakukan penipuan terhadap sejumlah orang dengan menyamar sebagai dokter gadungan. Proses penangkapan Elwizan terbilang memakan waktu lama karena pelaku berpindah-pindah lokasi tempat tinggal.
Diketahui Elwizan pernah bersembunyi dari kejaran polisi di Palembang dan Depok. Bahkan, dia juga beberapa kali mengubah identitasnya. Kartu identitas, yakni KTP, yang semula beralamat di Palembang diubah ke Depok.
Hal ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian. Pihaknya juga menyampaikan jika anggotanya pernah memeriksa ke dinas terkait di Palembang. Namun ternyata, sudah diubah ke Depok.
Karenanya, penangkapan pelaku terbilang sulit. Pada Selasa (30/1), Riski juga mengungkapkan bagaimana Elwizan memalsukan ijazah dokternya. Yang ternyata menggunakan cara sederhana.
"Jadi simpel ngambil salah satu contoh ijazah di google dia download lantas diedit. Dimasukan dan diubah nama dan dimasukan fotonya," katanya. Dikutip dari Radar Jogja (Jawa Pos Group).
Dan, Riski mengungkapkan kalau pekerjaan asli pelaku bukan sebagai dokter. Dari beberapa pertanyaan yang diajukan, ternyata pekerjaan pelaku sama sekali tidak berkaitan dengan dunia kedokteran.
"Sebelum dia bekerja sebagai dokter gadungan di beberapa tim sepak bola itu dia bekerja sebagai kondektur bus kota di daerah Tangerang dia juga sambil usaha jual kelontong," tambahnya.
Karenanya, ketika menangani para pemain sepak bola yang cedera, Elwizan menggunakan mesin pencarian seperti Google.
Baca Juga: Wanita Berjaya! 5 Besar Peringkat Atas Brand Reputasi Aktor Januari 2024 Dikuasai Para Aktris
Sebab, Elwizan jelas tidak punya pendidikan sekaligus pengalaman sebagai seorang dokter. Hingga dia hanya perlu memanfaatkan teknologi masa kini, yakni gawai dan Google untuk mengobati pasiennya.
Terkait motif, Elwizan mengaku berani menjadi dokter gadungan karena latar belakang ekonomi.
Menurut Riski, tersangka ingin mendapatkan pekerjaan yang gajinya lebih tinggi dari pekerjaan sebelumnya.
Parahnya, PSS Sleman bukan satu-satunya tim sepak bola yang pernah mempekerjakan Elwizan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
