Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Januari 2024 | 00.42 WIB

Polres Malang Selidiki Kasus Dugaan KDRT akibatkan Korban Meninggal

Garis polisi dipasang di depan sebuah rumah TKP dugaan kasus KDRT di Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Kamis (25/1). - Image

Garis polisi dipasang di depan sebuah rumah TKP dugaan kasus KDRT di Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Kamis (25/1).

JawaPos.com–Kepolisian Resor (Polres) Malang lakukan penyelidikan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyebabkan korban meninggal dunia. Korban seorang perempuan berinisial DS, 41.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat mengatakan, kepolisian mendapatkan informasi terkait peristiwa tersebut kurang lebih pukul 01.20 WIB.

”Saat ini masih dilakukan penyelidikan mendalam. Informasi diterima petugas pada pukul 01.20 WIB, dan mendatangi tempat kejadian perkara dugaan KDRT yang mengakibatkan korban masuk rumah sakit dan kemudian meninggal dunia,” kata Gandha seperti dilansir dari Antara.

Peristiwa tersebut terjadi di Perum Bumi Mondoroko Raya (BMR) Blok GO I RT004/015 Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Korban DS merupakan warga Jalan Veteran Dalam Nomor 1, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Gandha menjelaskan, peristiwa tersebut bermula pada Rabu (24/1). Saat itu anak korban mendatangi salah satu tetangga dan mengatakan bahwa sang ibu berinisial DS dipaksa ayahnya berinisial DMM, 41, untuk meminum cairan pembersih lantai.

Tetangga tersebut kemudian mendatangi rumah korban bersama sang anak dan mendapati DS yang merupakan ibu rumah tangga tersebut dalam keadaan terlentang dengan mulut mengeluarkan busa.

”Setelah itu, korban dibawa ke Puskesmas Singosari dan diarahkan menuju rumah sakit terdekat,” ujar Gandha Syah Hidayat.

Dia menambahkan, korban selanjutnya dibawa tetangga yang juga merupakan pelapor tersebut ke Rumah Sakit Marsudi Waluyo di kawasan Mondoroko, Kecamatan Singosari, untuk mendapatkan perawatan intensif.

”Namun, pada pukul 20.00 WIB, pelapor mendapat informasi bahwa korban meninggal dunia dan kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Singosari,” terang Gandha Syah Hidayat.

Sementara itu, salah satu tetangga korban berinisial D, 57, mengatakan bahwa pada Rabu (24/1), terdengar teriakan pertengkaran dari dalam rumah pasangan suami istri DMM dan DS. Tidak lama berselang, sang anak keluar rumah dan meminta air minum.

”Kemarin itu mendengar ada pertengkaran, saya kira kalau rumah tangga bertengkar itu biasa. Namun, kemudian anaknya keluar meminta air minum ke saya,” kata dia.

Karena anak tersebut menangis, tetangga mendatangi rumah korban dan menemukan DS sudah dalam kondisi terlentang dengan mulut berbusa. Sang suami berinisial DMM, sudah tidak ada di rumah tersebut.

”Pak DMM (suami korban) sudah tidak ada di rumah, sudah keluar,” jelas dia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore