Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Januari 2024 | 05.48 WIB

Ada 420 hektare Lahan Hutan Diperkirakan Terbakar, Berikut Penjelasan KPH Flores Timur

 

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan.

JawaPos.com–Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), memperkirakan sekitar 420 hektare lahan hutan kemungkinan terbakar akibat aliran lava erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Dilansir dari Antara Selasa (23/1), Kepala UPTD KPH Flores Timur Vinsensius Florianus Keladu mengumumkan hasil analisis peta mereka tersebut. Estimasi menunjukkan bahwa sekitar 420 hektare kawasan hutan diperkirakan terkena dampak akibat aliran lava erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

”Data ini diperoleh melalui analisis peta menggunakan aplikasi SiPongi milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Google Maps,” terang Vinsensius Florianus Keladu.

Namun, Keladu mengungkapkan, untuk mendapatkan data ukur yang akurat, identifikasi dan pengukuran perlu dilakukan dengan menggunakan pesawat nirawak (drone). Namun, pelaksanaan tugas tersebut saat ini terkendala status Gunung Lewotobi Laki-laki yang telah mencapai level IV (awas) dan medan yang cukup terjal.

”Sehingga menggunakan drone menjadi tidak mungkin,” ucap Vinsensius Florianus Keladu.

Keladu menjelaskan bahwa identifikasi lapangan untuk vegetasi yang terbakar harus dilakukan. Kawasan hutan tersebut didominasi pohon pelawa merah dan eukaliptus.

”Kawasan hutan yang juga menerima hujan abu vulkanik belum dapat diidentifikasi dengan jelas. Beberapa desa yang terdampak meliputi Desa Klatantlo, Hokeng Jaya, Boru, Nawokote, Dulipali, Nobo, dan Nurabelen,” tutur Vinsensius Florianus Keladu.

Kendati demikian, dia menambahkan, identifikasi tersebut masih menyesuaikan dengan status gunung. Sebab, Gunung Lewotobi Laki-laki masih dalam status level IV (awas).

Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki mencatat bahwa aliran lava telah mencapai jarak sejauh 3.770 meter ke arah timur laut dari pusat erupsi. Sebagai tindakan pencegahan, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi dan sektoral enam kilometer ke arah utara dan timur laut.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore